Disperindag Maluku Pastikan 160 Konteiner Terigu Siap Untuk Desember

elvis pattiselano kadis perindag maluku2 1

Koreri.com, Ambon – Masyarakat Maluku diminta untuk tidak perlu khawatir dengan terigu mengingat stoknya masih tersedia dalam jumlah yang cukup.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindag Provinsi Maluku Elvis Pattiselano, saat ditemui Selasa (30/11/2021).

Dari hasil pantauan pihak Disperindag Maluku, semua stok kebutuhan pokok tersedia dalam jumlah yang cukup. Termasuk untuk terigu memang ada sedikit masalah tapi bukan berarti stoknya kosong di Ambon.

“Stok yang perusahaan sediakan untuk beberapa bulan kedepannya. Dan nanti bulan ini ada 100 konteinr terigu yang harus diangkut. Jadi totalnya ada 160 konteiner kami usahahkan bisa selesai hingga Desember ini,” urainya.

Kadis juga mengakui, persiapan untuk beberapa bulan, terkendalanya pada ketersediaan konteiner.

Sehingga operator pelayaran menggantikan kapal-kapal besar yang biasanya memuat sampai dengan 1000 konteiner, sekarang memuat konteiner sebanyak 500.

“Nah 500 itu kalau dibagi jatah tidak semuanya tujuan ke Ambon tetapi ada ke daerah lain separti Makasar dan beberapa wilayah lainnya sehingga jatah konteiner untuk Maluku berkurang jauh,” akuinya.

Speis kargo itu terbatas, bahkan diatur sehingga dampaknya ada terigu 60 konteiner tertahan di Makassar.

Dari hasil koordinasi pihaknya di Surabaya dalam rapat jajaran direksi  perusahaan pelayaran niaga (PHIL Meratus Tanto), mereka menjamin akan membantu menyelesaikan dan mengirim speis kargo kebutuhan pokok segera terkirimkan.

Untuk stok minyak goreng, diakui Kadis, harganya naik secara signifikan.

“Kalau minyak goreng kemasan sederhana yang tadinya Rp14.000 sekarang naik menjadi Rp16.000, yang untuk premium itu biasanya Rp16.000, sekarang sudah naik sampai Rp18.000 – 19.000,” akuinya.

Kadis mengungkapkan secara nasional minyak goreng harganya naik.

“Kemarin pak menteri perdagangan dalam rakornas di Bandung menyampaikan kepada kami. Semua pihak prihatin, tapi kondisi ini tidak bisa dihindari, yang penting kita menjaga stoknya tersedia dalam jumlah yang cukup, supaya tidak kenaikan dobel,” sambungnya.

Kadis berharap agar masalah harga di awal tahun depan bisa terselesaikan.

“Mudah mudahan ini di awal tahun yang bisa terselesaikan,” tandasnya.

Sementara untuk pasar murah, Disperindag Maluku tetap akan melaksanakan giat itu dengan pola yang telah dilakukan selama dua tahun ini, yakni secara mobile.

“Untuk Natal kali ini, ada 30 titik yang akan kita datangi dan pembelinya berdasarkan data DTKS Dinsos. Jadi, yang diutamakan keluarga-keluarga miskin sesuai data dari Dinsos,” tukasnya.

BKL