Unpatti Ambon Usulkan Pembukaan Prodi Baru

Unpatti Usul Prodi Baru

Koreri.com, Ambon – Administrasi pendidikan menjadi kebutuhan di Maluku saat ini.

Demikian disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara Dr. Jantje Lekatompessy, SE, M.Si, AK pada kegiatan evaluasi lapangan usulan pembukaan Program Studi (Prodi) Administrasi Pendidikan Program Doktor pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) yang berlangsung di gedung student center, Kamis (24/2/2022).

“Saya berharap melalui usulan pembukaan Prodi Administrasi Pendidikan Program Doktor Unpatti, tim evaluator dapat bersama-sama mendampingi dan memberikan berbagai masukan secara administrasi,” harapnya sebagaimana kutipan siaran pers.

Mengingat, usulan ini merupakan satu-satunya Prodi Doktor Bidang Pendidikan.

“Melalui usulan pembukaan prodi ini, diharapkan mampu meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia demi pengembangan pendidikan di wilayah pesisir dan pulau di Maluku serta Maluku Utara,” harapnya.

Sementara Rektor Unpatti Prof. DR. M. J. Saptenno, SH, MH secara virtual memberikan apresiasi kepada tim yang melakukan kunjungan langsung dalam rangka evaluasi lapangan usulan pembukaan Prodi Administrasi Pendidikan  Program Doktor Unpatti.

Saat ini, ia meririncikan Unpatti Ambon memiliki 89 Prodi Strata Satu (S1), 20 prodi S2 dan tiga prodi S3.

Dengan begitu, Prodi Administrasi Pendidikan Program Doktor Unpatti yang saat ini dalam proses evaluasi diharapkan segera terealisasi.

“Mengingat isu-isu pendidikan secara nasional terutama di Maluku sangat memprihatinkan,” sambung Saptenno.

Kondisi geografis Maluku yang merupakan daerah kepulauan turut mempengaruhi kualitas pendidikan.

“Oleh karena itu, dibutuhkan kesiapan sumber daya manusia dalam bidang pendidikan sehingga diperlukan langkah langkah strategis dari Unpatti untuk mengambil peran guna mempersiapkan sumber daya terdidik dan berkualitas,” harapnya.

Saptenno juga berharap tim evalusi lapangan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi dalam peninjauannya dapat memberikan penilaian sesuai dengan kesiapan sumberdaya infrastruktur dan kondisi nyata serta geografis Maluku.

“Sekaligus memberikan pencerahan dengan data dan informasi  yang didapat sehingga ijin operasional dapat diperoleh dengan cepat,” tandasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Tim Evaluasi Lapangan dari Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi, Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Direktur dan para Wakil Direktur Pascasarjana, dekan dan para wakil dekan serta dosen di lingkup FKIP.

Selain itu, tim juga melakukan peninjauan ruang kuliah pada gedung pasca sarjana Unpatti dan dekan FKIP serta melakukan tahapan evaluasi lapangan yang direncanakan pada 24 – 25 Febuari 2022.

JFL