Koreri.com, Jakarta – Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano secara resmi telah mengumumkan Yan Permenas Mandenas mengisi posisi manajer tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut
Legislator RI itu pun kemudian menerima tantangan menjadi manajer klub kebanggaan masyarakat di ujung Nusantara ini musim depan.
Anggota Komisi I DPR RI itu berjanji akan mengembalikan kejayaan skuad Mutiara Hitam yang kini terdegradasi ke Liga 2.
“Saya siap menerima tantangan ini. Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan publik sepak bola Papua yang telah memberikan kesempatam kepada saya sebagai manajer Persipura,” ujarnya di Jakarta, Selasa (5/4/2022).
Diakuinya, tahapan komunikasi dengan pihak Persipura terus berlangsung hingga saat ini.
Sosok Yan Permenas Mandenas sudah tidak asing lagi bagi dunia sepakbola Persipura. Sejak tahun 2003-2005 dia pernah menjadi pengurus Persipura diera kejayaan Persipura saat itu.
“Tantangan mengembalikan Persipura ke Liga 1 sangat besar. Saya yakin semua fans berkeinginan besar agar tim ini kembali dan bersaing dalam perebutan juara di Liga 1. Saya berharap semua stakeholder saling membantu dan memberikan masukan positif agar Persipura bisa menjadi juara Liga 2 sekaligus promosi ke Liga 1,” harapnya.
Mandenas memastikan dalam waktu dekat akan bertemu dengan pengurus Persipura untuk mengambil langkah cepat membentuk struktur manajemen. Hal ini dilakukan karena waktu berjalan cepat dan persiapan tim empat kali juara Liga 1 itu harus segera dilakukan.
“Selain itu kami akan berkomunikasi dengan PT Freeport dan Bank Papua agar tetap mendukung penuh Persipura di Liga 2. Disamping itu saya juga mencari sponsor tambahan agar persiapan tim bisa dilakukan cepat guna mengarungi persaingan di Liga 2 musim depan,” janjinya.
Sebelumnya musim BRI Liga 1 2021/2022 Persipura mengalami dua pergantian posisi manajer.
Awal Liga 1 hingga pertengan putaran kedua manajer Persipura dijabat Ridwan Madubun dan selanjutnya diganti oleh Rudy Maswi.
Pergantian posisi manajer Persipura itu ternyata tidak menyelamatkan Fery Pahabol dan kolega. Tim kebanggaan masyarakat Papua itu finis di peringkat ke-16 klasemen akhir BRI Liga 1 2021/22.
Persipura menjadi tim terakhir yang dinyatakan terdegradasi meski menang 3-0 atas Persita Tangerang di laga akhir lantaran pesaingnya Barito Putera bermain imbang dengan Persib Bandung 1-1.
Persipura dan Barito Putera memiliki jumlah poin yang sama, yakni 36 poin. Namun, kubu Laskar Antasari yang berhasil lolos dari jurang degradasi karena unggul head to head.
SEO






























