Mayoritas Lulusan SMP di Kota Ambon Incar SMA Favorit

Kabid SMA Dinas Dikbud Maluku Sirhan Pellu
Kabid SMA Dinas Dikbud Maluku, Sirhan Pellu

Koreri.com, Ambon – Mayoritas lulusan SMP di Kota Ambon, Maluku lebih mengincar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang dikategorikan favorit di wilayah itu.

Sirhan Pellu, Kepala Bidang (Kabid) SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku kepada media di Ambon, Selasa (28/6/2022) menegaskan itu.

Bahkan, para orang tua murid yang ada sekarang ini juga lebih memilih anaknya untuk disekolahkan pada SMA favorit ketimbang SMA Penggerak.

“Makanya para lulusan SMP di Kota Ambon sebagaimana orang tuanya memang lebih memilih SMA favorit ketimbang yang lainnya padahal masih ada SMA Penggerak,” ungkapnya.

Sebenarnya, lanjut Pellu, di Provinsi Maluku ini terdapat 27 SMA Penggerak di 11 Kabupaten dan Kota.

“Dengan begitu para murid sekolah disana (SMA Penggerak, Red) karena program merdeka belajar,” ujarnya.

Adapun perbedaan antara sekolah penggerak dengan yang lainnya dalam seleksi penerimaan.

“Kalau di sekolah penggerak, siswa yang baru masuk mendaftar diseleksi minat dan bakat sehingga saat kelas 11 di bagi sesuai dengan bakatnya. Kita lihat, siswa pintarnya ke sini dan maunya ke kedokteran dan disitu nanti di bagi dan sudah tahu minat dari siswa itu kemana karena lewat tes minat dan bakat. Kalau sekolah yang lain tidak, nanti pada saat kelas 10 sudah punya jurusan tetapi yang sekolah penggerak tidak demikian,” sambungnya.

Pellu kemudian merincikan sejumlah SMA Penggerak di Kota Ambon yaitu SMA Kristen YPKPM Urimessing, SMA Alhilal, SMA Negeri 2, SMA Negeri 13, SMA Negeri 14 di Passo, SMA Kristen Passo dan SMA Xaferius Ambon.

“Kita di Provinsi Maluku harus bangga karena jumlah sekolah penggerak 27 unit dan ini lebih banyak dari provinsi yang lain dan di Indonesia Timur. Sekolah penggerak di Provinsi Maluku menempati urutan teratas,” tandasnya.

Sekolah penggerak ini merdeka untuk siswa dan bagaimana mutu pendidikan fokus pada siswa.

“Dari sisi anggaran juga, sekolah penggerak diuntungkan dan mendapat perhatian khusus karena terbantu dari APBN dan juga APBD,” tukasnya.

JFL