Komisi III Desak Pj Bupati Tanimbar Bergerak Cepat Atasi Dampak Bencana di 2 Desa

Salah satu rumah warga yang terdampak cuaca ekstrim di Tanimbar
Salah satu rumah warga yang terdampak cuaca ekstrim di Kepulauan Tanimbar

Koreri.com, Ambon – Sejumlah wilayah di Maluku dilaporkan terdampak cuaca ekstrim mulai dari curah hujan dengan intensitas yang tinggi menyebabkan banjir dan longsor hingga gelombang tinggi.

Hal itu menimbulkan dampak kerusakan yang cukup parah seperti yang dialami rumah warga di Desa Lorulun,
Kecamatan Wer Tamrian dan Desa Ilngei, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sejumlah rumah warga di dua desa itu mengalami rusak parah diterjang gelombang tinggi.

Menyikapi fenomena alam ini, Komisi III DPRD Maluku langsung menggelar rapat koordinasi bersama dengan empat kabupaten dan satu kota yang terdampak langsung dengan fenomena alam tersebut.

Baca Juga: Resmikan Unlesa, Gubernur Maluku : Ini Momentun Strategis Tingkatkan Kualitas SDM Tanimbar

Baca Juga: Kunker ke Tanimbar, Gubernur Murad dan Istri Bakal Jadi Anak Adat Desa Lauran

Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku Frangkois Klemes Orno kepada media ini, Rabu (20/7/2022 ) membenarkan rapat koordinasi yang dilakukan pihaknya berkaitan dengan fenomena alam yang belakangan ini melanda Provinsi Maluku secara masif dimana curah hujan yang begitu tinggi mengakibatkan banjir di mana-mana, longsor hingga gelombang tinggi menerjang rumah warga.

“Dan yang perlu kita lihat bersama bahwa di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dimana akibat fenomena alam yang terjadi berkaitan dengan curah hujan yang begitu tinggi dan pasang surut air laut mengakibatkan beberapa rumah masyarakat yang di Desa Lorulun dan Desa Ilngei mengalami kerusakan,” bebernya.

Sebagai anggota DPRD Maluku, Orno mengaku prihatin atas apa yang menimpa warga di dua desa itu.

“Yang pasti saya menyampaikan rasa prihatin saya terhadap situasi yang sementara dihadapi, dialami oleh warga di kedua desa tersebut. Saya berharap Pemerintah Kepulauan Tanimbar bisa mengambil langkah cepat untuk menyikapi situasi ini agar dilakukan penanganan secepat mungkin,” harapnya.

Orno menekankan, Komisi III DPRD Maluku bisa melakukan koordinasi untuk bagaimana mengambil langkah cepat. Dalam hal ini koordinasi dengan kabupaten/kota agar bagaimana mencari solusi untuk mendatangkan anggaran dari BNPB Pusat.

“Sejauh ini hasil koordinasi kami dengan Pemerintah pusat, dana siap pakai itu sudah tersedia, tetapi semua berpulang kepada koordinasi Pemerintah Provinsi dengan kabupaten/kota yang terdampak bencana,” terangnya.

Baca Juga: Dugaan Korupsi di Setda Tanimbar Rugikan Negara Rp371,5 juta

Baca Juga: Jaksa Resmi Tahan Kabag Umum Setwan DPRD Tanimbar

Orno mendesak Pj. Bupati Tanimbar Daniel Indey harus segera menyikapi ini.

“Katakanlah memang situasi di sana sudah harus dinaikkan statusnya menjadi tangap darurat. Untuk itu, harus segera dikeluarkan SK dan disertai surat pernyataan. Karena dengan situasi seperti ini, kondisi keuangan kita tidak sanggup untuk bagaimana mengakomodir seluruh kesulitan menghadapi fenomena alam yang terjadi di Provinsi Maluku ini,” kata dia.

Olehnya itu, Orno kembali mendesak Pj. Bupati Tanimbar untuk segera meminta bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku.

“Saya tegaskan agar Pemerintah Kepulauan Tanimbar dalam hal ini Pj. Bupati untuk segera keluarkan surat pernyataan. Katakanlah kalau itu sudah memenuhi persyaratan berarti secepat dan segera mungkin surat peryataan itu dikeluarkan lalu SK tanggap darurat segera dikeluarkan agar dengan dasar itu, kita bisa berkoordinasi dengan BPNB Pusat untuk bagaimana kita bisa mendapat dana siap pakai itu dan segera disalurkan bagi masyarakat yang terkena dampak bencana,” tandasnya.

JFL