Koreri.com, Manokwari– Pelantikan Penjabat Wali Kota Sorong George Yarangga,A.Pi.,M.M oleh Pj Gubernur Papua Barat Drs Paulus Waterpauw,M.Si di Manokwari, Selasa (23/8/2022) disambut bencana alam yang membawa duka di wilayah kerjanya.
Hujan yang mengguyur Kota Sorong sejak Senin (22/8/2022) malam hingga Selasa (23/8/2022) mengakibatkan banjir meredam hampir semua pemukiman warga dan juga tanah longsor pada beberapa titik, kejadian ini merupakan tugas besar yang harus diselesaikan Pj Wali Kota George Yarangga.
Dalam keterangan persnya usai dilantik, Pj Wali Kota George Yarangga menegaskan bahwa kota Sorong bebas banjir dan menggenjot ekonomi menjadi program prioritasnya selama 100 hari kerja.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat itu telah merancang enam program yang akan menjadi prioritas di awal masa jabatannya untuk mewujudkan Kota Sorong yang lebih baik.
“Pertama, penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel dan berwibawa melalui hasil review hasil kerja OPD pemerintah kota dan kesejahteraan ASN, serta konsolidasi dan komunikasi efektif antar stakeholder. Kedua, percepatan pembangunan daerah yang efektif dan efesien,”
“Ketiga, tata kelola lingkungan yang berkelanjutan, melalui gerakan Sorong indah dan bersih dan revitalisasi objek kebersihan lingkungan untuk menuju Kota Sorong bebas banjir dan nominasi Kota Sorong dalam ajang Adipura award,”
“Keempat, perbaikan mutu layanan dasar, berupa peningkatan mutu infrastruktur publik seperti infrastruktur jalan, air bersih, fasilitas publik, peningkatan kualitas pendidikan dasar untuk menciptakan generasi milenial yang unggul dam berkarakter dan optimalisasi layanan kesehatan dasar.”
“Kelima, optimalisasi penerimaan pendapatan asli daerah melalui pajak dan retribusi melalui penertiban regulasi manajemen dan objek pajak atau retribusi daerah, Keenam, peningkatan ketahanan ekonomi lokal melalui investasi berkelanjutan, kebijakan fiskal daerah, penguatan dan kemandirian UMKM serta kemitraan dengan perbankan atau pihak lainnya,” jelas George dalam keterangan persnya.
Warga Kota Sorong berharap dengan dengan bergantinya pemimpin di kota Sorong, nantinya lebih peduli dan peka terhadap persoalan banjir yang terus menerus terjadi, karena beberapa titik yang sudah menjadi spot banjir secara rutin jika hujan lebat turun diantaranya Jalan Sungai Maruni, Km 10 serta beberapa tempat lainnya.
Karena selama ini meski titik rawan banjir terus terjadi dan dikeluhkan warga namun terkesan tidak ada perhatian serius dari pemerintah daerah setempat untuk menanggulanginya, padahal hampir setiap hujan terendam banjir.
”Kami berharap Penjabat Walikota, jangan cuek seperti mantan ya” ketus seorang warga.
KENN






















