Koreri.com, Manokwari– Sidang klasis gereja Kristen injili (GKI) Manokwari ke-XXIII dengan tema “Kemandirian yang digerakan oleh kasish kristus” (II Korintus 5 : 18,19, Mazmur 72 : 2,3) dan Sub Tema “Kasih Kristus Menggerakan ke arah dewasa, mandiri dan missioner demi mewujudkan keadilan, perdamaian dan kesejahteraan,” resmi dibuka.
Pembukaan sidang klasis GKI Manokwari ke-XXIII yang berlangsung di Gedung Gereja GKI Jemaat Bahtera Pelepasan Mandopi ditandai dengan penabuhan tifa oleh Badan Pekerja Sinode GKI wilayah VI Pdt Alberth Rumwaropen, Asisten I Setda Papua Barat Roberth Rumbekwan, Bupati Manokwari Hermus Indou, Kepala Suku Besar Arfak Drs Dominggus Mandacan dan Ketua Panitia pelaksanakan Pnt Juliana A. Kiriweno,S.Sos.,M.Si.
Sidang klasis GKI Manokwari ini diawali dengan ibadah yang berlangsung penuh khikmah, persembahan puji-pujian kepada Tuhan dari anak-anak Tuhan serta penyampaian Firman sebagai dasar pelayanan.
Ketua panitia pelaksana sidang klasis GKI Manokwari ke-XXIII Pnt Juliana A. Kiriweno,S.Sos.,M.Si dalam lapaorannya mengatakan, peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 356 orang terdiri dari 53 jemaat se-klasis GKI Manokwari.
Tujuan pelaksanaan yaitu untuk mengevaluasi sejauh mana program-program pelayanan hasil ketetapan sidang klasis GKI Manokwari ke XXII di Jemaat GKI Pengharapan Rendani tahun 2017 dilaksanakan dalam semua jenjang pelayanan dalam jemaat.
Kemudian menggumuli secara bersama-sama program pelayanan don bidang persekutuan, kesaksian dan pelayanan kasih untuk pelayanan tahun 2022.
“Dana yang dibutuhkan guna mendukung pelaksanaan sidang klasis GKI Manokwari ke-XXIII sebesar Rp 1.904.667.000.00 ( satu milyar sembilan ratus empat juta enam ratus enam puluh tujuh ribu rupiah) yang didapat dari pemerintah Provinsi Papua Barat, Kabupaten Manokwari serta pihak lainnya yang menyumbangkan dana,” sebut ketua panitia dalam laporannya.
Sedangkan Badan Pekerja Sinode GKI wilayah VI Pdt Alberth Rumwaropen menegaskan dengan memperhatikan persoalan yang semakin kompleks akibat dari perubahanakhir-akhir ini khusus di Tanah Papua maka BP AM Sinode GKI di Tanah Papua Barat memberikan perhatian khusus para pelayan fungsional dan structural.
“Lebih khsusus para pegawai organik GKI agar lebih fokus dalam melaksanakan pelayanan sesuai tugas dan tanggung jawab yang diembankan kepada saudara-saudara, fokus kita kedepan yakni memberikan pelayanan maksimal kepada warga jemaat dengan menggunakan data base warga jemaat,” kata Pdt Alberth Rumwaropen.
Lebih lanjut dikatakan Pdt Alberth Rumwaropen bahwa Badan Pekerja Sinode GKI di tanah papua akan tegas bagi setiap pelayan yang tidak memperhatikan data base warga jemaatnya dan tidak serius memperhatikan pelayanan bagi umat Tuhan.
Dengan keseriusan bersama dalam pelayanan maka mendorong pertumbuhan iman jemaat GKI di Manokwari baik secara kwantitas maupun kwalitas iman.
Kegiatan sidang klasis Gereja Kristen Injili Manokwari ke-XXIII ini berlangsung dari tanggal 15 hingga 18 September 2022.
































