Koreri.com, Manokwari – Untuk mengantisipasi daerah menghadapi krisis pangan dunia, Pemerintah Provinsi Papua Barat garap lahan tidur jadi kebun demplot (percontohan) ketahanan pangan.
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua Barat diwajibkan ikut membersihkan lahan tidur area rumah jabatan Gubernur Papua Barat, Kampung Susweni, Distrik Manokwari Timur, sebagai kebun demplot (percontohan) ketahanan pangan di Ibukota Provinsi ini.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Yacob Fonataba dalam keterangan persnya di Manokwari, Jumat (4/11/2022) mengatakan pengolahan lahan tidur tersebut sebagai tindak lanjut instruksi Penjabat Gubernur Papua Barat sebagai antisipasi daerah menghadapi krisis pangan global.
“Selain Organisasi perangkat daerah (OPD) di Papua Barat, proses garap lahan ini juga melibatkan anggota tim pengendali inflasi daerah yakni Polda Papua Barat, Kodam XVIII Kasuari, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan instansi vertikal yang berkedudukan di daerah, ” kata Fonataba kepada awak media.
Dijelaskan Sesuai surat edaran Gubernur nomor 525/2374/aPB/2022 yang berisi perintah kepada Organisasi Perangkat daerah (OPD) untuk memanfaatkan 43 Hektar lahan disekitar rumah jabatannya, dimana masing-masing OPD dan Instansi mendapat jatah 40×25 meter persegi untuk di garap.
Dikatakan Fonataba, saat ini masih dalam tahap pembersihan lahan, penyiapan bedeng dan penyemaian bibit.
Selanjutnya penanaman serentak akan dilakukan bersama Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw.
“Fokus kita pada tanaman pangan lokal seperti umbi-umbian yang mampu memenuhi gizi masyarakat atau setara dengan kebutuhan akan beras saat ini,” lanjut Fonataba.
Kebun percontohan tersebut, Lanjut Fonataba sebagai Trigger atau pemicu dari pemerintah provinsi Papua Barat untuk mengajak seluruh masyarakat memelihara sumber pangan di lingkungan keluarga.
“Kita berharap apa yang kami lakukan bisa mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Papua Barat untuk menghadapi krisis pangan global,” tandas dia.
Kegiatan ASN berkebun itu juga merupakan kelanjutan dari Kerjasama Bank Indonesia dengan Provinsi Papua Barat melalui gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP) yang dicanangkan di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Kamis (13/10/2022) lalu.
Pada saat itu Pj Gubernur Paulus Waterpauw melakukan pencanangan tanaman cabe yang merupakan komoditi penyumbang inflasi bagi Provinsi Papua Barat.
Kemudian pencanangan padi sawah yang dicanangkan Mentri Pertanian RI Prof Dr Syahrul Yasin Limpo di Kampung Desai, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Selasa (25/10/2022)
“Pada saat itu Pak Menteri Pertanian sudah menghimbau untuk kita menginventarisir semua potensi lahan, kemudian kita optimalkan lahan tidur yang ada dan kita kembangkan menjadi lahan pertanian untuk mengembangkan komoditi-komoditi yang produktif,” ujar Fonataba.
KENN































