Otsus Sudah Bangun Papua, Wonggor Ajak Semua Pihak Akhiri Konflik

Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor,S.IP didampingi Wakil Ketua II H. Saleh Siknun,S.E dan Ketua Fraksi Otsus George Dedaida,S.Hut.,M.Si memberikan keterangan pers di Manokwari, Selasa (18/1/2022).(Foto : KENN)

Koreri.com, Manokwari – Persoalan konflik multidimensi di tanah Papua yang berkepanjangan sejak tahun 1962 itu seharusnya sudah berakhir pasca lahirnya otonomi khusus Papua tanggal 21 November 2001 lalu.

Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, S.IP menegaskan bahwa program otonomi khusus telah memberikan kemajuan bagi di Tanah Papua.

Pemberlakuan Otonomi khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua dan Papua Barat didasarkan pada UU nomor 21 tahun 2001 Jo UU Nomor 35 Tahun 2008. Yang direvisi melalui UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.

“Kenapa konflik itu seharusnya sudah diakhiri sejak lahirnya Otsus? karena Otsus adalah sebuah hasil kompromi politik antara masyarakat Papua dan pemerintah pusat untuk menyelesaikan konflik multidimensi yang berkepanjangan sejak tahun 1962,” jelas Orgenes Wonggor kepada awak media bertepatan  Hari Otsus Papua, Senin (21/11/2022).

Dijelaskan Wonggor, momen Peringatan hari Otsus ini Dia mengajak semua masyarakat Papua barat termasuk para kelompok yang mengatasnamakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang sedang berjuang melawan NKRI agar sudahi perlawanan dan perselisihan.

“Mari bangun Papua Barat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ajak Ketua DPR Papua Barat itu.

Lebih lanjut dijelaskan Wonggor, hari Otsus ini dijadikan sebagai  momen penting untuk mendukung pelaksanaan Otsus demi terwujudnya kesejahteraan rakyat Papua barat.

Karena Otsus adalah peluang bagi OAP untuk menjadi tuan di negerinya sendiri hanya kembali kepada kita masing – masing termasuk pemerintah untuk bagaimana menerjemahkan Otsus dalam pembangunan dan masyarakatnya.

“Saya juga mengajak kepada saudara saudara saya yang tergabung dalam Kelompok Papua merdeka agar mari bersama membangun tanah Papua dengan cara-cara kita yang baik,”ajaknya lagi

Menurut Wonggor, berbeda pendapat itu wajar tetapi semua akan elok jika dibicarakan secara baik dengan pemerintah sehingga bisa mendapatkan solusi.

“Kita ingat bahwa Otsus hadir berangkat dari pergerakan Papua merdeka, Otsus bagian dari Solusi kesejahteraan yang diberikan oleh pemerintah. Jadi mari kita atur rumah kita sendiri,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pegunungan Arfak itu.

KENN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *