Koreri.com, Jayapura – Kota Jayapura bakal memasuki usia yang ke 113 tahun pada 7 Maret 2023 mendatang. Momen tersebut berselang tiga hari dengan peringatan hari ulang tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) di Tanah Tabi ke 113 pada 10 Maret 2023.
Kaitannya dengan dua momen bersejarah itu, Ketua Klasis GKI Port Numbay Pdt. Andris Tjoe pun turut menyampaikan harapannya.
Klasis Port Numbay, menurut Pdt Andris, dalam situasi dan kondisi saat ini sedang mempersiapkan diri menyambut perayaan HUT Kota Jayapura dan HUT PI ke 113 di Tanah Tabi tahun ini.
Yang mana, di HUT kali ini, tema besar diusung oleh Pemerintah bersama-sama dengan umat gereja di kota ini yaitu Satu Hati Berkolaborasi Membangun Kota Jayapura.
Sementara sub tema “Melalui Moderasi Beragama Kita Berkolaborasi Membangun Kota Jayapura yang Beriman dan Modern”.
“Artinya untuk membangun Kota Jayapura ini tidak saja menjadi tanggung jawab Pemerintah tapi semua elemen baik itu Pemerintah, gereja dan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, LSM, Perguruan tinggi untuk kita sama-sama menyatukan hati bersama membangun Kota Jayapura yang kita cintai bersama,” ajaknya.
Pdt Andris menekankan pula bahwa tema tersebut juga mengantar umat Kristiani dalam perayaan HUT PI ke 113 di Tanah Tabi. Hal itu mengingat ada kaitan dengan tema sentral GKI di Tanah Papua untuk tahun 2023 yaitu Tahun Pembaharuan.
“Tahun pembaharuan ini, semua kita sebagai umat beragama di tanah Papua khususnya GKI untuk mari kita kembali melihat keberadaan hidup kita dan membangun kebersamaan satu hati berkolaborasi bersama-sama untuk membangun Kota Jayapura dalam satu hati, satu pikiran dan satu tujuan,” ajaknya.
2023 ini, lanjut Pdt Andris, adalah tahun pembaharuan sehingga semua hal yang dilakukan dalam menjalani hidup ini selalu ada dalam pembaharuan.
Menyinggung soal sub tema, ia menegaskan moderasi beragama ini sangat penting sehingga masyarakat yang hidup di negeri dan tanah ini saling menghargai dan bertoleransi satu dengan lain tanpa pandang bulu.
“Saya kira kita di tanah Papua ini menjadi contoh dan teladan bagi provinsi dan kabupaten/kota lain di Indonesia. Kalau mau bicara tentang hidup toleransi itu, di negeri kita (Papua, red) sangat tinggi sekali. Kita saling menghargai dalam keberagaman kita, dalam setiap agama kita masing-masing,” tandasnya.
Pdt. Andris pun berharap diperayaan 113 tahun HUT Kota Jayapura dan HUT PI di Tanah Tabi ini dapat semakin memuluskan jalan menuju kesejahteraan bersama.
“Mari kita sama-sama satukan hati, satukan pikiran, dan kita bekerja bersama-sama untuk membangun Kota Jayapura sehingga kita bisa merasakan kedamaian dan kesejahteraan di negeri yang selama ini dikenal dengan julukan Negeri Matahari Terbit,” harapnya.
Pdt. Andris juga tak lupa berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura yang hidup bergaul dengan Tuhan.
“Apapun yang sedang kita hadapi pasti Tuhan tolong kita,” pungkasnya.
JOM













