as
as

Kunker ke Dusun Ori, Gubernur Maluku Resmikan Masjid Al-Muhajirin

IMG 20230427 WA0001

Koreri.com Malteng – Gubernur Murad Ismail didampingi Ketua TP PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad beserta rombongan, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Dusun Ori, Negeri Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (26/4/2023).

Gubernur dan rombongan disambut dengan pengalungan kain adat, yang diiringi Hadrat dan Tari Sawat.

as

Dalam kunker tersebut, Gubernur melakukan pemasangan Tiang Alif sekaligus peresmian Masjid Al-Muhajirin yang ditandai dengan pemukulan bedug dan penandatanganan prasasti.

Dalam Laporan Sekretaris Umum Panitia Peresmian Imran Sangadji, mengatakan dalam konteks kehidupan beragama, Dusun Ori telah memiliki Masjid Al-Muhajirin sebagai tempat beribadah dan berinteraksi sosial.

“Keberadaan Masjid Al-Muhajirin telah beberapa kali dalam kurun waktu 10 tahun terakhir telah direnovasi sering mengalami kebocoran, dan kerapuhan, menyikapi hal tersebut atas bantuan Yayasan solihin gunung darush sholihin dan Rumaysho Peduli Indonesia di bawah binaan K.H. Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc dan sumbangan dari masyarakat Ori dibangun Kembali Masjid ini yang dapat kita lihat bersama,” terangnya.

Sangadji menambahkan, sebagai ungkapan rasa syukur serta dalam upaya mempererat silaturahmi antara sesama anak negeri maka dilaksanakan kegiatan ini dengan mengusung tema “Al Muhajirin Menyapa Kita”, dan sub tema “Cinta dan Persaudaraan dari Masa ke Masa”.

Sementara itu Pembina Yayasan Darus Sholihin dan Rumaysho Peduli Indonesia KH. Muhammad Abduh Tuasikal, menjelaskan bahwa Rancangan Anggaran Biaya Pembangunan Masjid ini awalnya sebesar Rp2.8 Miliar.

Namun dikarenakan ada kebutuhan lainnya dan ditambah dengan dua kubah, maka dana yang dihabiskan untuk pembangunan Masjid Al-Muhajirin Dusun Ori, Negeri Pelauw, Kabupaten Maluku Tengah ini sebesar Rp3.2 Miliar.

Gubernur, atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang memiliki prakarsa untuk melaksanakan pembangunan Masjid Al-Muhajirin ini.

Ia kemudian berjanji akan menyumbangkan sebesar Rp.300juta dari dana pribadi dirinya dan keluarga.

“Semoga apa yang dilakukan ini dapat tercatat sebagai amal jaminan bagi bapak/ibu sekalian,” harapnya.

Upu Latu Maluku, menyampaikan peresmian Masjid ini bukan hanya dijadikan sebagai tempat beribadah atau tempat berkumpul semata.

Namun lebih dari itu, dijadikan sebagai tempat pembinaan sikap perilaku dalam rangka meneguhkan iman, taqwa, dan akhlak.

“Mari memakmurkan masjid ini dengan menjalankan sholat lima waktu secara berjamaah,” ajaknya.

Gubernur menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Pulau Haruku, khususnya masyarakat Ori agar terus menjaga kemanan dan kedamaian di Negeri.

“Kalau ada persoalan harap diselesaikan dengan arif dan bijaksana dengan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh negeri setempat dan aparat keamanan serta jangan main hakim sendiri,” pesannya mengingatkan.

Turut hadir, Sekretaris Daerah Maluku dan Istri, Penjabat Bupati Malteng, Penjabat Bupati Buru, Penjabat Bupati SBT, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Provinsi Maluku, Ustad M. Abdul Tuasikal, Raja Negeri Ori/Kailolo, Rohomoni, dan Hulaliu, dan Pelauw, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Imam Masjid, beserta unsur lainnya.

BKL

as