as
as

Penembakan di Tanah Hitam dalam Penyelidikan Polisi, Ini Imbauan ke Warga Kota Jayapura

IMG 20230510 WA0047

Koreri.com, Jayapura – Pihak Kepolisian sedang mendalami peristiwa penembakan yang dialami oleh seorang pria bernama Prianus Mulogol (23) bertempat di depan KCP Bank Mandiri Tanah Hitam Jalan Raya Abe pantai, Distrik Abepura, Selasa (9/5/2023) pagi.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Wakapolresta AKBP Deni Herdiana, S.E., S.H., M.M., M.H saat dikonfirmasi di Abepura mengatakan hal tersebut, Selasa (9/5/2023) sore.

as

Kejadian tersebut sekitar pukul 04.15 WIT, dimana saat itu korban sedang singgah untuk buang air kecil lalu datang tiga orang pria tidak dikenal (OTK) kemudian meminta kunci motor milik korban.

“Korban seketika mengatakan ini motor saya ! Karena takut kemudian korban berlari ke salah satu asrama di BTN Atas. Namun saat berlari korban langsung ditembak pada bagian kakinya sebanyak tiga kali,” jelas AKBP Deni.

Dari tiga tembakan tersebut, satu peluru mengenai paha bagian kirinya. Ia pun melanjutkan larinya ke rekan-rekannya di BTN Atas untuk meminta pertolongan.

“Korban kemudian diantar ke rumah sakit oleh rekan-rekannya,” tambahnya.

Pihak Kepolisian langsung melakukan olah TKP dengan dipimpin Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Pillomina Ida Waymramra, S.E., S.I.K selaku Pawas didampingi Kapolsek Abepura dan personel Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota.

Mantan Kapolres Yahukimo ini juga menerangkan, dari hasil olah TKP ditemui satu selongsong kaliber 9 mm di dekat gundukan pasir dan bengkel motor atau tepatnya di lokasi kejadian depan Bank Mandiri Tanah Hitam.

“Selain selongsong, tim identifikasi juga menemukan proyektil yang tertancap pada kayu lapak jualan yang diduga berasal dari senjata milik pelaku,” sambungnya.

AKBP Deni juga menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman atas peristiwa tersebut dengan di back-up Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota untuk mengungkap siapa pelaku dan motifnya.

“Untuk warga Kota Jayapura dihimbau agar tidak usah khawatir atas kejadian tersebut, pihak Kapolisian kini sedang menanganinya. Bagi yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa tersebut dapat menginformasikannya kepada pihak Kepolisian,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom membenarkan terjadiya kasus penganiayaan berat terhadap seorang warga berinisial PM (32) yang terjadi di Jalan Raya Tanah Hitam Abepantai, Kota Jayapura, Selasa (9/5/2023) sekitar pukul 04.00 WIT pagi tadi.

Ia menyebutkan, kejadian berawal dari sang pelaku yang saat ini sedang dilakukan penyelidikan, hendak mengambil sepeda motor milik PM (32) namun mendapat penolakan.

“Karena korban tak ingin memberikan sepeda motornya, sehingga terjadi perseteruan diantara keduanya yang menyebabkan pelaku tak terima dan mengeluarkan senjata api kemudian ditembakkan ke arah korban,” ungkapnya saat ditemui oleh awak pers di Media Center.

Kombes Pol. Ignatius Benny mengatakan bahwa kejadian tersebut tengah diselidiki lebih lanjut oleh pihak Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota.

“Untuk pelaku dan barang bukti senjata api yang dipakai saat kejadian tersebut, tengah didalami oleh personel yang ditugaskan. Kami juga akan menyelidiki apa motif serta penyebab sang pelaku ingin mengambil sepeda motor milik korban,” tegasnya.

Saat ini korban diketahui dalam keadaan sadar meskipun mengalami luka akibat tembakan yang dilakukan pelaku.

“Kami akan mengusut kejadian ini hingga sang pelaku mendapatkan tindakan hukum yang sesuai. Kami juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk terus berhati-hati terlebih beraktivitas pada jam-jam rawan sehingga terhindar dari tindakan kriminal,” tutup Kabid Humas.

SBH

as