as
as

Gubernur Maluku Serahkan Bantuan Hewan Qurban Jelang Idul Adha 1444 H

IMG 20230629 WA0006

Koreri.com, Ambon – Gubernur Murad Ismail menyerahkan Hewan Qurban dari Pemerintah Provinsi Maluku dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1444H Tahun 2023 di pelataran Masjid Raya Al-Fatah, Rabu (28/6/2023).

Hadir juga pada kesempatan itu Forkopimda Maluku, Anggota DPRD Maluku, Imam Masjid Raya Al-Fatah, Penjabat Walikota Ambon, Sekretaris Daerah Maluku, Asisten I Setda Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, beserta unsur terkait lainnya.

as

Dalam Laporan Asisten I Setda Maluku Mustafa Sangadji yang juga Ketua Panitia Penyaluran Hewan Qurban, menjelaskan hewan kurban yang diserahkan yakni,bantuan Sapi Bali ukuran 90-100kg sebanyak 97 ekor, Kambing sebanyak 30 ekor, 1 Ekor sapi jenis Limosin bantuan Presiden RI Joko Widodo dengan berat 900kg, dan 1 Ekor Sapi jenis Madura Jantan bantuan Gubernur Maluku dengan berat 800kg.

“Bantuan sapi dari Presiden RI diserahkan oleh Gubernur Maluku kepada Imam Masjid Raya Al-Fatah Ambon, sedangkan bantuan sapi dari Gubernur Maluku akan diserahkan kepada masyarakat negeri Asilulu Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah.

Selanjutnya untuk 97 ekor sapi dan 30 ekor kambing akan diserahkan kepada Panitia Idul Qurban yang telah terbentuk pada masjid-masjid atau pemukiman masyarakat yang tersebar pada Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Timur dan Kabupaten Seram Bagian Barat,” Jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku dalam sambutannya menyampaikan, hakekat penyembelihan Hewan Qurban saat Hari Raya Idul Adha, adalah untuk mengenang peristiwa iman yang terjadi pada nabi Ibrahim dan putranya nabi Ismail dengan penuh keikhlasan mampu mengorbankan sesuatu yang sangat dicintai untuk memenuhi perintah Allah SWT.

“Ibadah Qurban tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi saja tetapi lebih dari itu mengandung hikmah dan makna yang besar dalam kehidupan sebagai makhluk sosial,” ujarnya.

Gubernur mengharapkan, melalui momentum ber-qurban ini mampu menjadi salah satu upaya untuk menghilangkan jurang pemisah antara yang mampu dan yang tidak mampu agar bisa hidup berdampingan saling tolong menolong dengan penuh kedamaian.

BKL

as