Yan : Kabupaten Tambrauw Juga Butuh Perhatian Pemerintah Pusat

Ketua DPD Partai NasDem Tambrauw Yan Yosep Sundoy 1

Koreri.com, Jakarta – Pernyataan pidato politik Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh pada saat apel siaga perubahan di Stadion GBK Senayan Jakarta, Minggu (16/7/2023) kemarin terkait dengan kemajemukan, nilai kegotongroyongan dan pembangunan merata sudah mulai terkikis habis.

Karena itu, Surya Paloh ingatkan kepada semua kader NasDem untuk mempertahankan kemajemukan, nilai kegotongroyongan dan pembangunan merata harus dipertahankan dan ditingkatkan.

Menurut Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat Daya Yan Yosep Sundoy bahwa kekayaan memberikan rasa perekat kepada masyarakat Indonesia yaitu kemajemukan atau pruralisme, selain hidup berdampingan sehingga mewujudkan nilai-nilai luhur.

Kemudian ditegaskan juga terkait dengan keadilan dalam pembangunan yang merata kepada semua daerah di negara kesatuan republik indonesia (NKRI), dimana belum merata disebabkan karena kepentingan-kepentingan khusus sehingga tidak menyentuh kepada masyarakat.

Yan mengatakan Kabupaten Tambrauw sangat membutuhkan pembangunan yang bersumber dari pusat, karena menurut alumni akademi bela negara (ABN) partai NasDem angkatan pertama ini bahwa daerah perbatasan dengan Provinsi Papua Barat itu bagian dari NKRI.

Dia tidak menapik pemerintah pusat memperhatikan Kabupaten Tambrauw namun sampai saat ini belum ada pembangunan yang signifikan, masih perlu perhatian khusus supaya masyarakat merasa pembangunan merata tersebut.

“Keadilan yang seharusnya adalah negara harus memperhatikan sampai ke pelosok-pelosok, Kabupaten yang berada di pegunungan, pesisir termasuk Kabupaten Tambrauw harus diperhatikan pembangunannya,” kata Yan kepada koreri.com di Jakarta, Senin (17/72023).

Kedepan kata Yan untuk mewujudkan gerakan perubahan maka pada pemilu 2024 Partai NasDem komitmen merebut kekuasaan baik pemilihan legislatif dan juga pemilih  kepala daerah (Pilkada).

“Kita punya tagline restorasi ini kita wujudkan dalam pembangunan merebut kekuasaan pada pemilu serentak 2024 mendatang,” tegasnya.

KENN