Kesbangpol Kota Sorong: Keterlibatan Masyarakat Penting di Pemilu 2024

IMG 20231013 WA0000

Koreri.com, Sorong – Masyarakat dinilai sebagai salah satu komponen penting dalam rangka penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 mendatang.

Untuk itu, masyarakat harus diberitahu tentang berbagai tahapan yang sebenarnya guna mendukung keterelibatan mereka pada pelaksanaan pesta demokrasi itu sendiri.

Penegasan itu disampaikan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sorong Hendrikus Momot, SE, kepada awak media, Kamis (12/10/2023).

“Jadi tugas kita pertama mengkomunikasikan kepada semua stakeholder yang ada, baik kepada tokoh masyarakat dan agama, pimpinan perguruan tinggi, parpol dan kepada perempuan untuk keterlibatan langsung dalam rangka kesiapan menyosong Pemilu serentak 2024 yang akan datang. Kalau itu tidak dilakukan maka dengan sendirinya masyarakat di Kota Sorong buta.

Mereka tidak tahu tentang tahapan yang sebenarnya,” ungkapnya disela-sela giat kemitraan dalam rangka menyukseskan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 yang digelar Kesbangpol Kota Sorong, bertempat di Hotel Sahid Mariat, Kamis (12/10/2023).

Sebaliknya, dengan kehadiran para narasumber baik KPU, Bawaslu, Polres Kota Sorong, Akademisi adalah untuk memberikan pencerahan melalui materi-materi yang disampaikan kepada masyarakat sebagai mitra.

“Jadi narasumber ini sebagai sposnsor utama dalam rangka penyampaian kepada seluruh masyarakat di Kota Sorong,” tandasnya.

Dikatakan Hendrikus, Pemilu tingggal 125 hari lagi dan akan memasuki tahapan berikutnya mulai dari kesiapan untuk kampanye, pendaftaran, pengumuman caleg dan lain sebagainya harus diketahui oleh masyarkat.

Hal ini juga telah dikomukasikan dengan KPU dan Bawaslu Kota Sorong. Tujuannya untuk membuka ruang yang luas kepada masyakat agar banyak komunikasi sehingga mereka tahu tentang aturan juga tahapan-tahapan yang ada.

Dan juga kedepannya untuk penempatan TPS-TPS yang ada, agar masyarakat tidak bingung.

Dicontohkannya, masyarakat tinggal di TPS A bisa pindah ke TPS B.

“Ini yang kita harapkan lewat komunikasi ini, KPU dapat selaras dan seirama sehingga masyarakat sehingga mereka tidak bingung pada hari pemilu nanti,” tambahnya.

“Harapan kita, Pemerintah tetap mendukung penyelenggara yang ada guna terus berkomunikasi sehingga tahapan Pemilu di Kota Sorong ini bisa berjalan dengan baik. Karena kita di Provinsi Papua Barat Daya ini merupakan daerah dengan pemilih terbanyak. Kalau Kota Sorong aman berarti provinsi ini aman. Kalau Kota Sorong tidak aman maka provinsi ini juga tidak aman,” pungkasnya.

Hendrikus juga memastikan giat kemitraan ini masih akan dilakukan lagi kedepannya.

ZAN