Koreri.com, Manokwari– Untuk persiapan pengamanan pemilihan umum di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Polda Papua Barat menggelar apel gelar pasukan mantap brata Mansinan 2023 di halaman Markas Polda Papua Barat, Selasa (17/10/2023).
Apel gelar pasukan yang dipimpin Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga,S.H.,M.A diikuti Gubernur Papua Barat diwakili Asisten III Otto Parorongan, Pangdam XVIII/Kasuari, Ketua KPU Paskalis Semunya, Ketua Bawaslu Elias Idie, unsur forkopimda dan pasukan gabungan TNI, Polri Basarnas dan Stakeholder lainnya.
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga,S.H.,M.A dalam keterangan persnya menjelaskan untuk pengamanan pemilu 2024 nanti sebanyak dua per tiga dari kekuatan seluruhnya yang akan diturunkan ke lapangan nantinya.
“Kekuatan penuh Polda Papua Barat sebanyak 7.421 personil, jadi dua per tiga itu 5000 lebih personil yang disiapkan untuk dibagikan di seluruh Papua Barat dan Papua Barat Daya,” ucap Irjen Daniel Silitonga.
Dikataan Kapolda DTM, 5000 lebih personil Polda Papua Barat akan disebar ke 13 Kabupaten/Kota dan 192 Distrik dengan pola pengamanan yang sudah disiapkan.
Untuk daerah tertentu yang dianggap rawan maka dilakukan 1 TPS akan dijaga 1 polisi dibantu 2 limnas dan komponen masyarakat , tetapi jika daerah kurang rawan maka dipertimbangkan 2 TPS 1 polisi atau 3 TPS 2 polisi, akan dievaluasi sesuai data dan pertimbangan pelaksanaan pemilu.
Silitonga membenarkan bakal ada penambahan BKO 100 Personil korps brimob Polri untuk mengamankan pemilu pada dua provinsi di wilayah kepala burung tanah papua ini.
“Saya akan pastikan itu (Penambahan 100 Personil BKO brimob), saya akan siapkan tempat tinggal bagi mereka, muda-mudahan informasi ini benar,” ujarnya.
KENN






























