Koreri.com, Sorong – Kasus dugaan bahan bakar minyak (BBM) jenis BIO Solar yang diback-up oleh oknum perwira di jajaran Polres dan Polda Papua Barat Daya (PBD) mendapat sorotan tajam dari organisasi Sahabat Polisi Indonesia (SPI).
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Sahabat Polisi Indonesia Provinsi Papua Barat dan PBD Jalil Lambara mendesak Kapolda PBD transparan dalam mengungkap keterlibatan oknum perwira yang diduga terlibat secara transparan.
Proses hukum dan kode etik anggota Polri harus berlaku bagi mereka yang terlibat dalam memback up BBM subsidi jenis BIO Solar tanpa pandang bulu.
“Dewan Pimpinan Wilayah Sahabat Polisi Indonesia Papua Barat/Papua Barat Daya meminta transparansi dan proses hukum dan kode etik anggota Polri yang terlibat dalam kasus BIO Solar BBM Sudsidi,” tegas Jalil dalam keterangan persnya, Rabu (22/4/2026).
Jalin juga telah menginstruksikan kepada pengurus SPI Kota dan Kabupaten Sorong untuk mengawal kasus ini agar terbuka secara terang menderang supaya menjaga citra Polri di mata masyarakat.
“Laporan kasus ini akan terusan kepada pimpinan kami di pusat dan dilanjutkan ke Mabes Polri,” tegasnya
RED






























