as
as

November 2023, Dua Kota di Papua Barat Alami Inflasi yoy 2,93 Persen

IMG 20231202 WA0019

Koreri.com, Manokwari – Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat melaporkan pada gabungan dua kota IHK di Provinsi Papua Barat pada bulan November 2023 mengalami inflasi year on year (yoy) sebesar 2,93 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,27.

Inflasi tahunan di Manokwari sebesar 3,12% dan di Kota Sorong sebesar 2,87%.

Sementara, November 2023 terjadi deflasi bulanan (m-to-m) gabungan 2 kota IHK di Provinsi Papua Barat sebesar 0,47%.

Deflasi Manokwari pada November 2023 sebesar 0,41% dan deflasi Kota Sorong pada November 2023 sebesar 0,49%.

Sebagaimana data rilis resmi BPS Papua Barat yang diterima Koreri.com, Jumat (1/12/2023) menyebutkan penyumbang utama inflasi bulanan di Manokwari adalah komoditas Angkutan Udara, Ikan Cakalang, Rokok Kretek Filter, Beras dan Ikan Kakap Merah dengan andil masing-masing sebesar 0,2377%; 0,0980%; 0,0441%; 0,0419% dan 0,0380%.

Demikian juga Penyumbang utama inflasi bulanan di Kota Sorong adalah komoditas Ikan Teri, Angkutan Udara, Tomat, Rokok Putih, dan Beras dengan andil masing-masing sebesar 0,1510%; 0,1243%; 0,1004%; 0,0349% dan 0,0339%.

Penyumbang utama inflasi tahunan di Manokwari adalah komoditas Ikan Cakalang, Beras, Rokok Kretek Filter, Angkutan Udara dan Tomat dengan andil masing-masing sebesar 0,6143%; 0,6126%; 0,4471%; 0,3393%; dan 0,2850%.

Demikian juga penyumbang utama inflasi tahunan di Kota Sorong adalah komoditas Angkutan Udara, Beras, Ikan Teri, Rokok Kretek Filter dan Ikan Ekor Kuning dengan andil masing-masing sebesar 0,5554%; 0,5022%; 0,2894%; 0,2738%; dan 0,2387%.

Inflasi yoy gabungan dua kota IHK di Provinsi Papua Barat terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks pada beberapa kelompok pengeluaran yakni: kelompok transportasi 4,90 persen; kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,80 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 4,00 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 3,47 persen; kelompok pakaian dan alas kaki 3,10 persen; kelompok kesehatan 2,85 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 2,34 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 1,49 persen; dan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,17 persen.

Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yaitu kelompok pendidikan -2,19 persen dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,02 persen.

Tingkat inflasi bulanan (November 2023 terhadap Oktober 2023) sebesar -0,47 persen. Sedangkan, tingkat inflasi tahun kalender (November 2023 terhadap Desember 2022) sebesar 2,50 persen.

Sementara itu, dari 90 kota IHK, tercatat seluruh kota IHK mengalami inflasi yoy.

Inflasi yoy tertinggi terjadi Tanjung Pandan yang mengalami inflasi yoy sebesar 5,89 persen dengan IHK 120,62 dan inflasi yoy terendah terjadi di Jayapura yang mengalami inflasi yoy sebesar 1,82 persen dengan IHK 112,99.

RLS

as