Koreri.com, Sorong – Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) bekerja sama dengan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) menghasilkan 6 isu penting mengenai permasalahan mendasar yang terdapat di provinsi ini.
Dari hasil riset dan penelitian BRIN, 6 isu dasar yang perlu mendapatkan perhatian khusus dan serius dari Pemerintah PBD yakni, Kemiskinan ekstrim, Stunting, Pendidikan, Bantuan Sosial bagi Lansia, Modal UMKM dan Literasi.
Kepala Bapperida PBD Rahman, S.STP, M.Si mengatakan berdasarkan hasil riset terkait isu literasi di provinsi ini masuk kategori masih sangat rendah sehingga diperlukan strategi ke depan untuk diterapkan di daerah-daerah khususnya yang tergolong tertinggal.
“Untuk Kota Sorong, yang tidak bisa baca hitung itu hal yang agak sulit kita temukan tapi kondisinya berbeda untuk daerah-daerah tertinggal. Kita di Papua Barat Daya ini ada tiga kabupaten yang tertinggal yaitu Tambrauw, Sorong Selatan dan Kabupaten Sorong,” bebernya.
Menurutnya, di 3 daerah tertinggal ini persoalannya masih berkaitan soal ASI, guru tidak ada, sarana prasarana terbatas, juga maslah ekonomi karena siswanya harus ikut orang tuanya berburu ke hutan, ke ladang atau ikut melaut.
“Hal seperti ini menjadi tantangan kita sebenarnya dan ini sudah banyak hal yang dilakukan, bukan hanya inovasi ini. Jauh sebelum ada inovasi ini, kita sudah dengan NGO, dengan Unicef itu ada juga tentang bagaimana mengatasi literasi kelas awal,” sambungnya.
Untuk itu tegas Rahman, mengingat inovasi dan riset ini adalah produk dan dibiayai oleh Pemerintah PBD sehingga sudah sewajarnya harus dimanfaatkan dengan baik.
“Jangan sampai ini hanya sekedar riset lalu disimpan tapi tidak ada konkretnya kita laksanakan.
Mudah-mudahan ini akan kita laporkan kepada Bapak Gubernur untuk kemudian menyiapkan anggaran yang dibutuhkan OPD.
Minimal apa yang sudah dihasilkan ini akan di intervensi sesuai dengan OPD yang ada. Nanti kita akan tembus juga pada masalah kemiskinan, pendidikan, ekonomi dan lain-lain kita berikan pada OPD-OPD bersangkutan supaya kita punya visi dan frekuensi yang sama,” pungkasnya.
ZAN
