as
as

BPJN Maluku Akui Proyek Jalan-Jembatan Simpang Holat-Ohoiraut Kei Besar Terkendala Ini

IMG 20240206 WA0008

Koreri.com, Ambon – Deputi I Bidang Infrastruktur Kantor Staf Presiden (KSP) Febry Calvin Tetelepta bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku menggelar pertemuan dalam rangka percepatan penyelesaian sejumlah proyek strategis nasional (PSN) di wilayah itu, baru-baru ini.

Salah satu diantaranya, jalan dan jembatan simpang Holat-Ohoiraut (Pulau Kei Besar).

Kasatker PJN Wilayah III Maluku David Samosir yang dikonfirmasi Koreri.com, Senin (5/2/2024), membenarkan adanya pertemuan itu.

Dalam pertemuan, dirinya melaporkan progress pekerjaan jalan dan jembatan Simpang Holat-Ohoiraut di Kabupaten Maluku Tenggara termasuk kendala yang dihadapi pihaknya di lapangan.

“Jadi pekerjaan yang ada di pulau Kei Besar yang mana mengenai jalan dan jembatan dan terkendala permasalahan di kami yaitu mengenai keberadaan ting listrik yang berada sepanjang ruas penanganan efektif kami di paket pembangunan jalan,” ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya.

Sedangkan soal sasi, diakui Samosir, itu memang sudah terjadi dari tahun lalu dan pihaknya telah step by step menyelesaikan permasalahan-permasalahan pemalangan oleh masyarakat baik itu di lokasi jembatan maupun jalan.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan penting peran Pemkab Maluku Tenggara dan terus berkoordinasi untuk bisa bertindak sebagai jembatan antara program pembangun dan juga dengan masyarakat.

“Saya pikir program pembangunan ini bukan hanya dari APBN tetapi mungkin juga dari sumber-sumber dana lain seperti APBD maupun pijaman luar negeri dan lain-lain. Itu saja yang kita harapkan agar Pemkab terus bekerja sama dan tujuannya satu yaitu agar pembangunan di Maluku Tenggara bisa selesai tepat waktu,” imbuh Samosir.

Dia mengaku dalam pertemuan dengan Deputi I KSP telah disepakati bersama soal langkah penyelesaiannya.

“Kalau soal tiang listrik itu sudah di sepakati dalam rapat kemarin bersama dengan Deputi I KSP maupun pihak PLN yang dari Jakarta maupun wilayah sudah berjanji untuk bisa menyelesaikan proses pencabutan tiang di minggu 3 bulan Februari ini,” pungkasnya.

JFL

as