Koreri.com, Sorong – Peta politik menjelang pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya tanggal 27 November 2024 mendatang sudah tergambar.
Pasca penetapan rekapitulasi hasil Pemilu serentak 2024 dan perolehan kursi DPRD, nama bakal calon kepala daerah mulai bermunculan termasuk Kabupaten Tambrauw.
Bukan saja bakal calon kepala daerah yang akan bertarung melalui partai politik tetapi juga non partai atau independen, salah satunya pasangan Thomas Kofiaga – Pieter Mambrasar.
Anggota tim pemekaran Kabupaten Tambrauw ini mengambil keputusan untuk bertarung dalam Pilkada 2024 dengan niat yang tulus untuk membangun daerah yang sudah diperjuangkan sejak masih bergabung dengan kabupaten induk.
“Saya sebagai salah satu figur juga akan maju dalam pilkada Kabupaten Tambrauw dari jalur independen, sebagai pribadi dan juga anggota tim pemekaran Kabupaten Tambrauw menyampaikan kesiapan saya,” ucap Kofiaga kepada wartawan di Kota Sorong, Jumat (15/3/2024).
Dia mengklarifikasi sejumlah isu yang beredar di masyarakat bahwa Pj Bupati Tambrauw akan maju sebagai Calon Bupati pada Pilkada nanti.
Menurutnya, hal itu tidak benar.
Karena dijelaskan bahwa pada setiap forum resmi selalu Pj Bupati sampaikan memberikan kesempatan kepada semua putra terbaik Tambrauw untuk maju dalam kontestasi politik merebut kursi 01 Kabupaten.
“Pada forum resmi maupun forum gerejani, rapat OPD ataupun apel serta ditengah masyarakat beliau (Pj Bupati) sudah sampaikan tidak maju sebagai calon bupati, terakhir pada saat penyerahan penyerahan SK Penjabat Bupati juga nyatakan hal yang sama, beliau berikan kesempakatan kepada anak negeri Tambrauw untuk berkompetisi,” jelas Thomas Kofiaga.
Penegasan itu menjadi salah satu alasan Thomas Kofiaga – Pieter Mambrasar bulatkan tekad menatap Kabupaten Tambrauw melalui jalur independen.
Dia menghimbau kepada semua keluarga untuk bergandeng tangan mensukseskan pesta demokrasi ini dengan berkompetisi secara positif demi kemajuan daerah ini.
Thomas Kofiaga mengatakan kesiapan maju di pilkada Tambrauw sudah mencapai 75 persen memenuhi target termasuk sebaran dukungan E-KTP di semua Distrik.
“Dari target sebaran EKTP 50 persen dari total Distrik di Kabupaten Tambrauw kita sudah siapkan maupun 10 persen dari total DPT Kabupaten Tambrauw sudah kita siapkan, artinya syarat KPU 75 persen sudah kita siapkan dan siap untuk mengikuti verifikasi KPU di bulan mei nanti” bebernya.
Sebagai Aparatur sipil negara (ASN) Thomas Kofiaga sudah siap menerima Konsekwensi jika memenuhi syarat sebagai calon kepala daerah dan bertarung pada pilkada Kabupaten Tambrauw nanti.
Thomas Kofiaga,S.ST dalam karir Aparatur Sipil Negara pernah menduduki sejumlah jabatan penting salah satunya menjabat kepala distrik Miyah sejak 2010 sampai 2018 kemudian dilantik sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tambrauw tahun 2018 sampai sekarang.
RED
