Koreri.com, Sorong – Pieters Kondjol, S.E., M.A yang dipercaya sebagai Ketua Tim Pemenangan Bakal Calon Bupati Sorong Selatan Herry Saflembolo kembali menyoroti soal kehadiran Kepala Dinas Pekerjaan Umum Rakyat dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya Alfius Way di Kantor DPP Golkar Jakarta, Sabtu (6/4/2024).
Kehadiran yang bersangkutan untuk mengikuti agenda silaturahmi Bacakada dan Bacawakada, sekaligus mendengarkan arahan Ketua Umum Airlangga Hartarto yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
Namun kali ini, sorotan ditujukan kepada Ketua DPD 2 Golkar Sorong Selatan Zakarias Kambu yang menyebutkan bahwa kehadiran Alfius Way di kegiatan itu merupakan hal yang biasa saja tanpa harus ditanggapi secara berlebihan oleh pihak manapun.
“Menurut saya beliau keliru dan salah kaprah jika membenarkan tindakan Kepala Dinas PUPR Sorong Selatan (Alfius Way) dengan berlindung dibalik Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Karena itu regulasi yang mengatur tentang tahapan Pilkada,” ungkap Pieters melalui keterangan tertulis yang diterima Koreri.com, Sabtu (13/4/2024).
Dalam hal ini, syarat calon dan syarat pencalonan ketika seseorang berstatus ASN juga TNI – Polri yang ingin mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati atau Kepala Daerah maka dia harus menyertakan surat pengunduran diri ketika mendaftar di KPU.
“Sedangkan jika kita merujuk pada PP 17 Tahun 2020 tentang Manajemen ASN di Pasal 250 Ayat c, maka disitu menjelaskan bahwa PNS atau ASN dapat di pecat dengan tidak hormat apabila telah menjadi anggota dan atau pengurus partai,” bebernya.
Jelas, tegas Pieters dalam aturan tersebut tidak diperbolehkan seorang ASN menjadi anggota dan/atau pengurus partai.
“Persoalan Kadis PUPR mau jadi calon Bupati itu hak yang bersangkutan, tapi kalau sudah menggunakan baju partai tertentu di forum resmi partai tersebut maka ini kan jelas menggambarkan bahwa secara mental yang bersangkutan telah siap menjadi anggota partai tersebut dan ini tidak diperbolehkan oleh aturan,” tegasnya.
Apalagi, sambung Pieters, mengingat statusnya sebagai pejabat yang ketika terafiliasi dengan sebuah partai maka profesionalisme sebagai ASN tidak mungkin lagi netral. Bahkan APBD berpotensi akan dipakai untuk kepentingan maju calon Bupati.
Olehnya itu, Pieters kembali mendesak Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, S.E untuk tegas menanggapi persoalan ini.
“Kami khawatir ini akan jadi contoh dan preseden buruk untuk ASN-ASN kita di Sorsel. Karena kalau dibiarkan, kami khawatir kedepan ASN-ASN akan berbuat semaunya dan tidak menjaga profesionalismenya sebagai Aparatur Negara sesuai Undang-undang yang berlaku,” cetusnya.
Sebelumnya, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Sorong Selatan Zakarias Kambu sebagaimana pernyataannya di media online Papua Barat Pos, baru-baru ini mengomentari pernyataan Pieters Konjol selaku Ketua Tim Pemenangan Heri Saflembolo yang mengkritisi kehadiran Kepala Dinas PUPR Sorong Selatan Alfius Way pada acara konsolidasi Partai Golkar di Jakarta belum lama ini.
Zakarias menyebutkan bahwa kehadiran Alfius Way di kegiatan Golkar merupakan hal yang biasa saja tanpa harus ditanggapi secara berlebihan oleh pihak manapun.
KENN































