Momen Hardiknas 2024 di PBD, BPJS TK Santuni Dua Anak Ahli Waris

BPJS TK Santuni 2 Anak Ahli Waris di PBD

Koreri.com, Sorong – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertempat di alun-alun Aimas, Rabu (2/5/2024).

Bertepatan dengan pelaksanaan peringatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan (TK) Papua Barat menyerahkan santunan berupa beasiswa kepada ahli waris peserta BPJS TK Provinsi PBD.

Kedua ahli waris yang berhak menerima beasiswa adalah,

1. Marisa Davina Anthoneta, siswi SD yang berhak atas santunan senilai Rp1.500.000 dan akan menerima beasiswa senilai Rp76.500.000 hingga ke perguruan tinggi

2. Wellem Immanuel Taihuttu, siswa SMP berhak menerima Rp2.000.000 dan akan menerima beasiswa senilai Rp71.000.000 hingga di perguruan tinggi.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala BPJS TK cabang Papua Barat, Nasrullah Umar menyampaikan penyerahan beasiswa ini dilakukan kepada salah satu tenaga kerja yang mengalami resiko meninggal dunia.

BPJS TK Santuni 2 Anak Ahli Waris di PBD2Dalam hal ini, setiap tenaga kerja yang mengalami resiko itu mendapatkan manfaat beasiswa apabila sudah memenuhi 3 persyaratan sebagai penerima beasiswa.

“Jadi tenaga kerja yang telah menjadi peserta selama 3 tahun bila terjadi resiko meninggal dunia maka 2 orang anaknya berhak mendapatkan beasiswa. Atau tenaga kerja yang mengalami cacat total tetap karena kasus kecelakaan kerja atau meninggal karena kasus kecelakaan kerja tanpa melihat masa kepesertaan maka anaknya pun berhak mendapatkan beasiswa sebanyak 2 orang anak,” urainya.

Berkaitan dengan santunan beasiswa yang tadi diserahkan, lanjut Nasrullah adalah merupakan program dari Gubernur PBD yaitu TORANG JAGA.

Program ini kata Nasrullah, melindungi 50.104 tenaga kerja dimana beberapa dari mereka telah mendapat  manfaat jaminan kematian berupa beasiswa bagi anaknya selaku ahli waris.

“Kalau kita melihat total klaim yang ada sampai hari ini khususnya untuk jalur beasiswa, BPJS Ketenagakerjaan Papua Barat dan Papua Barat Daya telah membayarkan kepada sebanyak 73 orang dengan total Rp383.500.000. Dan ini disalurkan mulai dari TK, SD, SMP hingga perguruan tinggi,” pungkasnya.

RLS