Koreri.com, Solo – Kota Surakarta menjadi tuan rumah HUT ke 44 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke 52 PKK, 15-18 Mei 2024.
Ibu Negara Iriana Joko Widodo selaku pembina Dekranas membuka secara resmi acara tersebut bertempat di Hotel Alila, Kota Solo, Rabu (15/5/2024) yang ditandai dengan pemukulan gong.
Bupati Petrus Kasihiw turut hadir bersama Ketua Dekranasda Teluk Bintuni Priska Pricilia Kasihiw.
Bupati Petrus dalam keterangannya kepada awak media, mengakui kehadirannya pada kegiatan ini bersama sang istri Priska Pricilia Kasihiw adalah dalam kapasitas sebagai Dewan Pembina Dekranasda dan PKK Teluk Bintuni.
Setiap stand dari seluruh provinsi di Indonesia termasuk Papua Barat dihadirkan dalam acara itu.
“Dan di stand Papua Barat sendiri juga terdapat hasil-hasil dari Teluk Bintuni. Memang ada beberapa kabupaten tetapi Bintuni yang diberi kesempatan mengisi stand Papua Barat,” terangnya.

Bupati kemudian menyebutkan beberapa karya atau produk lokal yang ditampilkan Kabupaten Teluk Bintuni dalam stand Papua Barat seperti kepiting, udang , ikan kaleng disamping hasil-hasil kerajinan dari kabupaten yang lain.
“Acara ini juga betul-betul ramai dan menunjukkan satu kebersamaan yang mencirikan persatuan dalam keberagaman,” sambungnya.
Kemudian juga masing-masing provinsi menampilkan kreasi lokalnya dalam karnaval seperti kendaraan hias, pakaian-pakaian adat yang dipamerkan sepanjang jalan raya Kota Solo menuju ke lokasi pameran.
Disinggung soal rencana pengembangan kerajinan di Kabupaten Teluk Bintuni, Bupati Petrus mengakui telah melakukan itu.

Dan ini akan menjadikan potensi mendatangkan pendapatan bagi rumah tangga.
“Artinya Dekranasda itu sebagai lembaga nirlaba, tidak hanya mengumpulkan tetapi dia memasarkan, jadi seperti pasar,” harapnya.
Tak lupa, Bupati Petrus secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang telah memprakarsai kegiatan Dekranasda dan juga PKK dipadukan menjadi satu di Kota Solo ini.
“Itu artinya keinginan untuk selalu menampilkan karya-karya anak bangsa yang selama ini telah digiatkan dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo mulai dari pusat hingga ke daerah. Dan kita berharap Presiden yang baru akan melanjutkan ini dengan lebih baik, menjadikan yang lokal menjadi nasional,” pungkasnya.
KENN































