Hanura Rekomendasikan Oktavianus Meop Maju Pilkada Mamberamo Raya

Hanura Rekomendasi Oktovianus Meop
Bakal Calon Wakil Bupati Mamberamo Raya Oktavianus Meop saat menerima rekomendasi DPP Hanura di Jakarta, Kamis (6/6/2024) / Foto: Ist

Koreri.com, Jayapura – Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura resmi terbitkan Surat Rekomendasi Nomor: RK/728/DPP-Hanura/VI/2024 kepada Oktavianus Meop sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Mamberamo Raya periode 2024-2029.

Oktavianus Meop mengaku sudah siap dan sedang membangun komunikasi dengan partai politik untuk berkoalisi maju bertarung dalam pesta demokrasi Pilkada yang berlangsung November 2024 mendatang.

“Bersyukur kepada Tuhan, saya dapat rekomendasi Hanura. Walaupun susah mendapatkannya, saya yakin semua akan berjalan dengan baik,” kata Oktavianus Meop dalam pesan WA yang diterima redaksi koreri.com di Kota Jayapura, Papua, Kamis (6/6/2024).

Selain itu, kata Oktavianus, DPP Hanura menugaskannya untuk melakukan sosialisasi dan komunikasi dalam internal partai Hanura.

Kemudian, melakukan komunikasi dengan pihak eksternal partai Hanura dalam rangka pemenuhan persyaratan pencalonan kepala daerah atau menambah dukungan partai Koalisi untuk memenuhi minimum persyaratan pencalonan kepala daerah.

Hanura Rekomendasi Oktovianus Meop2“Jadi, sekarang saya sudah bangun komunikasi dengan partai politik PDIP dan PPP. Dimana partai Hanura 2 kursi, PDIP 2 kursi dan PPP 1 kursi, sehingga persyaratan 20 persen atau minimal 4 kursi sudah terpenuhi untuk mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mamberamo Raya,” jelasnya.

“Jika sudah memenuhi persyaratan 20 persen baru kami bicara dalam koalisi, apakah saya jadi calon Bupati atau tetap calon Wakil Bupati di Pilkada Mamberamo Raya 2024,” kata Oktavianus Meop.

Dikatakan, sudah waktunya Kabupaten Mamberamo Raya harus dipimipin anak asli negeri dengan julukan Sejuta Misteri ini.

“Harapan saya agar partai lain bisa merapat, karena sudah waktunya Mamberamo Raya di pimpin oleh putra asli Mamberamo sendiri,” tegasnya.

Sehingga ada dalam pembagian konteks wilayah adat di Papua ini jelas, karena pembangunan di bumi Papua ini harus masuk dari pintu budaya.

“Istilahnya, kalau mau jadi ikan untuk hidup di alam ikan, harus tahu bahasa ikan dan harus jadi ikan biar tahu karakter juga cara dan gaya ikan sendiri,” bebernya.

Dijelaskan, ada 4 pilar utama di Kabupaten Mamberamo Raya diantaranya, Gunung, Sungai, Hutan dan Pesisir.

“Masing masing karekteristik yang berbeda. Nah ini, mau jadi pemimpin di sini, harus tahu dan paham bahasa dari 4 pilar ini, saya mohon dukungan tambahan 2 kursi, mari kita bisa,” pungkasnya.

TIM