Koreri.com, Timika – Intelektual Kwamki Narama, Novian Kulla menanggapi pernyataan sejumlah oknum yang mengatasnamakan tokoh setempat dengan menyebar hoaks soal sistem Noken.
Oknum-oknum tertentu mengatasnamakan tokoh Kwamki Narama menyatakan masyarakat wilayah itu bungkus 11 ribu suara untuk salah satu pasangan calon.
“Itu tidak benar kalau dibilang 11 ribu suara dari Distrik Kwamki Narama semua kasih ke paslon Nomor 2 (MP3),” tegasnya kepada awak media di Timika, Kamis (12/12/2024).
Menurut Novian, Kabupaten Mimika dan juga Nabire pada saat pemilihan Bupati dan Wakil Bupati melaksanakan secara transparan tidak menggunakan sistem noken/bungkus.
“Terlebih khusus Distrik Kwamki Narama pemungutan suaranya kemarin dilakukan langsung satu persatu oleh masyarakat da terbagi ke paslon Joel, MP3, dan AIYE, tidak ada bungkus-bungkus,” tegasnya.
Sementara Ketua Tim Pemenangan JOEL di Kwamki Narama Agustinus W. Murib meminta kepada Tim Pemenangan dari paslon lain agar tidak memprovokasi masyarakat dengan cara-cara yang tidak terdidik, karena Pilkada Kabupaten Mimika tidak menggunakan sistem Noken.
“Kami Tim JOEL selama ini mulai dari tahapan sampai dengan sekarang tidak pernah melakukan hal-hal seperti memprovokasi warga. Kami bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku dan kerja secara profesional,” ungkapnya.
Ia menegaskan jika terjadi masalah di Distrik Kwamki Narama intelektual-lah yang jalan bujuk-bujuk masyarakat dan provokator menghilang.
“Kalian bertanggung jawab atas keributan yang terjadi dimasyarakat jangan lari dari kenyataan, karena nama-nama anda kami sudah kantongi,” tegasnya.
TIM
























