Tingkatkan Keandalan Layanan, 24 Pegawai PLN Ikuti Pelatihan-Sertifikasi Pilot Drone

PLN 24 Pegawai Pelatihan Pilot Drone
Pegawai PT PLN (Persero) yang menjadi peserta pelatihan mendengarkan arahan dari instruktur Drone Pilot Academy (DPA) sebelum melakukan praktik penerbangan drone di lapangan sepak bola ULPLTD Waena, Jayapura / Foto : Humas PLN

Koreri.com, Jayapura – PT PLN (Persero) terus berupaya mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan. Komitmen ini diwujudkan melalui pelatihan dan sertifikasi pilot pesawat udara nirawak (drone) guna meningkatkan kompetensi pegawai dalam mendukung operasional kelistrikan.

Kegiatan yang diikuti 24 pegawai ini digelar pada 12–19 Juni 2026 di Unit Layanan Pusat Listrik Tenaga Diesel (ULPLTD) Waena, Kota Jayapura. Selain mengasah keahlian teknis, sertifikasi ini bertujuan memastikan petugas mengantongi legalitas resmi agar aktivitas pemantauan infrastruktur di lapangan berjalan aman dan mematuhi prosedur keselamatan kerja.

Langkah standardisasi ini didukung penuh oleh Drone Pilot Academy (DPA) selaku lembaga pelatihan dan sertifikasi yang ditunjuk PLN.

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), Danang Firmansyah, menyebut keahlian khusus mutlak diperlukan mengingat tingginya risiko operasi inspeksi utilitas.

PLN 24 Pegawai Pelatihan Pilot Drone2
Para peserta pelatihan mempelajari materi tentang teknik pengoperasian, prosedur keselamatan penerbangan, dan pemetaan melalui penjelasan instruktur Drone Pilot Academy (DPA) / Foto : Humas PLN

“Menerbangkan drone untuk inspeksi jaringan listrik itu risikonya tinggi, jauh berbeda dengan penggunaan untuk sekadar hobi. Apalagi kondisi alam dan cuaca di Papua sangat dinamis. Lewat pelatihan ini, kami memastikan kawan-kawan PLN tidak cuma mahir bermanuver, tetapi juga paham betul prosedur keselamatan dan sigap mengambil keputusan saat ada kondisi darurat di udara,” jelas Danang.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengatakan bahwa teknologi drone kini menjadi kebutuhan esensial untuk mempercepat pekerjaan di wilayah dengan tantangan geografis yang berat.

Peningkatan keahlian ini merupakan solusi strategis untuk menjaga keandalan pasokan listrik di tengah terbatasnya akses jalur darat.

“Inovasi teknologi adalah kunci dalam memberikan pelayanan terbaik. Kami berharap para pegawai dapat mengoptimalkan penggunaan drone untuk inspeksi jaringan, pemantauan aset di lokasi terpencil, serta memitigasi gangguan secara cepat, aman, dan efisien,” ujar Roberth.

PLN 24 Pegawai Pelatihan Pilot Drone3
Instruktur Drone Pilot Academy (DPA) menjelaskan langkah-langkah dalam pengoperasian drone untuk memastikan pemahaman penuh terhadap prosedur keselamatan dan legalitas sebelum peserta menerbangkan drone / Foto : Humas PLN

Penggunaan drone memungkinkan inspeksi jaringan kelistrikan di area perbukitan maupun hutan lebat dilakukan dengan akurasi visual yang tinggi. Hasil pemantauan yang presisi ini secara langsung dapat memangkas waktu respons petugas dalam menangani berbagai potensi gangguan jaringan.

“Mengingat tantangan topografi di Papua, kehadiran pilot drone bersertifikat dari pihak internal sangat krusial. Petugas tidak perlu lagi menghadapi risiko tinggi saat melakukan inspeksi visual di area ekstrem. Dengan demikian, keselamatan kerja lebih terjamin dan keandalan pasokan tetap terjaga,” papar Roberth.

Selama masa pelatihan, para peserta dibekali materi mengenai teknik pengoperasian drone, prosedur keselamatan penerbangan, pengambilan data pemetaan, hingga perawatan unit. Melalui inisiatif ini, PLN berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang tangkas dan adaptif demi memastikan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat.

RLS