13 Tahun Berteman Pelita-Teror Hewan Liar, Kini Rumah Karyo Terang Berkat LUTD PLN

PLN Rumah Karyo teraliri listrik
Karyo Sudarmo dan istrinya menatap haru ke arah bola lampu yang akhirnya menyala terang di langit-langit teras rumah sederhana mereka di Merauke, Papua, berkat program Light Up The Dream dari PLN / Foto : Humas PLN

Koreri.com, Merauke – Tiga belas tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Karyo Sudarmo (78) dan istrinya untuk bertahan hidup di tengah pekatnya malam kawasan SP5 Waninggap Miraf, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke.

Lebih dari satu dekade, rumah sederhana pasangan lansia ini hanya mengandalkan temaram pelita sebagai satu-satunya sumber penerangan saat matahari terbenam.

Bagi mereka, malam hari bukan sekadar waktu untuk beristirahat, melainkan momen yang memicu kecemasan.

Dalam remang cahaya pelita, rumah mereka kerap dimasuki hewan liar dari lingkungan sekitar.

“Selama 13 tahun tinggal di tempat ini, kami hanya mampu menerangi rumah dengan pelita. Sudah tidak terhitung berapa banyak ular dan binatang liar yang masuk, lalu memakan ternak ayam kami,” kenang Karyo dengan suara bergetar mengingat masa-masa sulit yang harus dilewatinya.

Keterbatasan fisik di usia senja membuat ruang gerak Karyo dan istrinya kian terbatas.

Untuk menyambung hidup, mereka beternak ayam seadanya di pekarangan rumah.

Selebihnya, Karyo bergantung pada panggilan tetangga untuk menjadi buruh tani di sawah. Penghasilan yang tak menentu membuat impian memiliki instalasi listrik sendiri sebatas angan yang sulit diwujudkan akibat himpitan ekonomi.

Namun, kehidupan keluarga kecil ini berubah ketika PLN hadir membawa secercah harapan melalui program Light Up The Dream (LUTD).

Program yang berasal dari donasi sukarela pegawai PLN ini dirancang khusus untuk mewujudkan mimpi masyarakat kurang mampu di pelosok agar bisa menikmati akses listrik secara gratis.

Karyo adalah salah satu potret dari masifnya gerakan kepedulian ini di Tanah Papua.

PLN Rumah Karyo teraliri listrik2
Petugas PLN (kiri) menyerahkan simbolis program Light Up The Dream kepada Karyo Sudarmo (kanan), menandai penyerahan resmi instalasi listrik gratis bagi keluarga Karyo di Tanah Miring, Merauke, Papua / Foto : Humas PLN

Kini, kecemasan Karyo atas teror ular di kegelapan malam telah sirna. Rumahnya benderang setelah petugas PLN berhasil melakukan penyambungan instalasi listrik baru.

Saklar telah ditekan, dan cahaya lampu kini menerangi setiap sudut hunian mereka, membawa rasa aman serta meningkatkan kualitas hidup yang belasan tahun hilang.

Menatap langit-langit rumahnya yang kini terang dengan mata berkaca-kaca, Karyo tak henti-hentinya mengucap syukur atas bantuan penyambungan listrik gratis yang diterimanya.

“Saya sungguh berterima kasih kepada PLN dan siapa pun yang sudah membantu agar kami dapat menikmati listrik. Kami tidak punya uang jika harus memasang instalasi listrik dan kabel-kabel sendiri di rumah ini,” ungkapnya penuh haru.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menyampaikan bahwa kisah Karyo di Tanah Miring menjadi pendorong semangat bagi insan PLN untuk terus memperluas jangkauan program kemanusiaan ini ke seluruh pelosok desa.

“Mendengar cerita Pak Karyo yang kini merasa aman dari ancaman hewan liar dan bisa melihat rumahnya terang di usia senja adalah kebahagiaan terbesar bagi kami para insan PLN. Hingga Juli 2026 ini, donasi dari para pegawai PLN telah berhasil menerangi 3.034 rumah tangga di seluruh tanah Papua. Melalui program Light Up The Dream, kami berkomitmen menyisihkan rezeki demi memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi warga Papua untuk mendapatkan keadilan energi,” tegasnya.

Lewat Program LUTD, PLN berkomitmen untuk terus menyalakan asa di rumah-rumah terpencil lainnya, memastikan tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam kegelapan, serta membawa kedamaian di setiap malam warga Papua.

RLS