Koreri.com, Sorong – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong melalui Dinas Kesehatan bersama Tim Audit Investigasi resmi membuka kembali operasional Rumah Sakit (RS) Maleo, Selasa (4/8/2026).
Pembukaan kembali dilakukan setelah RS Maleo menjalani proses audit investigasi dan menindaklanjuti sejumlah rekomendasi perbaikan.
Sebelumnya, operasional rumah sakit tersebut ditutup Pemkot Sorong sejak 22 Juli 2026 akibat polemik yang terjadi karena diduga melakukan kelalaian medis yang mengakibatkan meninggalnya pasien ZA beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat, S.K.M., M.AP., mengatakan pembukaan kembali RS Maleo merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat mutu pelayanan kesehatan, meningkatkan keselamatan pasien, serta membangun sistem pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam konferensi pers tersebut, Jemima didampingi Asisten III Setda Kota Sorong Musa Fonataba, S.P., Kepala Satpol PP Kota Sorong Udin, S.E., Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sorong Ludwig C. A. Malaseme, S.H., serta Tim Audit Investigasi.
Menurut Jemima, Dinas Kesehatan Kota Sorong telah melaksanakan audit investigasi secara independen, objektif, dan berbasis bukti sebagai bagian dari proses pembinaan dan evaluasi terhadap pelayanan di RS Maleo.
“Hasil audit menjadi dasar penyusunan berbagai rekomendasi perbaikan yang telah ditindaklanjuti oleh manajemen RS Maleo sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Hasil audit menunjukkan perlunya penguatan pada sejumlah aspek penting, yakni komunikasi dan koordinasi antar-tenaga kesehatan, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), dokumentasi rekam medis, sistem rujukan dan transfer pasien, serta supervisi pelayanan dan tata kelola klinis.
Berbagai rekomendasi tersebut telah mulai diterapkan oleh manajemen RS Maleo sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
Dinas Kesehatan Kota Sorong mengapresiasi komitmen manajemen RS Maleo dan seluruh tenaga kesehatan dalam melakukan pembenahan serta menerima berbagai masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Meski operasional RS Maleo telah dibuka kembali, Dinas Kesehatan Kota Sorong akan tetap melakukan pembinaan, supervisi, monitoring, dan evaluasi secara berkala.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rekomendasi Tim Audit Investigasi dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga pelayanan kesehatan di RS Maleo semakin berkualitas, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Direktur Rumah Sakit (RS) Maleo dr. Irene S. Dawenan, menyampaikan terima kasih kepada Tim Audit Investigasi Dinas Kesehatan Kota Sorong serta seluruh pihak yang telah mendukung proses pembukaan kembali layanan rumah sakit tersebut.
Irene mengatakan, penutupan sementara dan penyegelan RS Maleo sekitar dua pekan lalu menjadi pengalaman penting yang mendorong pihak manajemen untuk melakukan evaluasi dan pembenahan.
“Setelah melalui proses yang cukup panjang, hari ini RS Maleo resmi kembali beroperasi. Kami berharap evaluasi dan perbaikan yang dilakukan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Irene juga berharap RS Maleo terus mendapatkan pendampingan dan pengawasan dari Dinas Kesehatan Kota Sorong agar proses pembenahan dapat berjalan secara optimal.
Diakuinya, pengalaman yang dialami RS Maleo diharapkan menjadi pembelajaran, tidak hanya bagi pihak rumah sakit, tetapi juga bagi seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Sorong.
“Semoga ke depan kita dapat bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Sorong,” pungkasnya.
ZAN


























