Koreri.com, Sorong – Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat Daya (DPRP PBD) melaksanakan agenda reses II tahun 2025 di Daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.
Wakil Ketua II DPRP PBD Fredrik Frans Adolof Marlisa melaksanakan agenda kedewanan ini bersama konstituennya di Dapil PBD I Kota Sorong, Sabtu (26/7/2025).
Kegiatan jaring aspirasi masyarakat (Jaring Asmara) ini berlangsung pada salah satu hotel di bilangan Kampung Baru, Kota Sorong. Total diikuti 5 kelompok usaha yang tersebar pada Dapil setempat.
Masyarakat yang hadir dalam reses didominasi mama-mama Papua mempertanyakan tentang persoalan pendidikan dan pemberian makan bergizi gratis (MBG) yang tidak dinikmati anak-anak sekolah saat ini.
Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, Legislator DPRP PBD itu mengaku bahwa sudah banyak orang tua siswa mengeluh tentang anggaran untuk membeli buku dan pakaian seragam kepada anak-anak mereka.
Selain itu, ada orang tua menyampaikan terkait dengan telur goreng busuk yang ditemukan dalam MBG pada salah satu sekolah dasar di wilayah Kampung Baru, Kota Sorong
“Hal ini menjadi catatan kita untuk ditampung dan nantinya secara kelembagaan kita paripurnakan hasil reses II. Selanjutnya di laporkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam hal ini Gubernur,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.
Marlisa mengatakan terhadap aspirasi masyarakat menjadi tugasnya untuk mengawal di lembaga wakil rakyat karena sudah menjadi tugas pokoknya.
KENN
