Resmi Tutup Pekan Literasi Maluku 2025, Begini Pesan Maya Lewerissa

Maya Lewerissa Tutuo Pekan Literasi Mal 2025

Koreri.com, Ambon – Pekan Literasi Provinsi Maluku Tahun 2025 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat secara resmi ditutup.

Prosesi penutupan dilakukan oleh Maya Baby Lewerissa yang juga Istri Gubenur Maluku, bertempat di Baileo Oikumene Ambon, Sabtu (23/8/2025).

Maya Lewerissa dalam sambutannya, menyebtukan Pekan Literasi yang di selenggarakan selama tiga hari ini adalah momentum penting dalam arak-arakan perjuangan bersama dalam rangka mewujudkan visi Pembangunan daerah yakni Transformasi Maluku menuju Maluku yang Maju, Adil dan Sejahtera menyongsong Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan telah menjawab kebutuhan penguatan literasi bagi anak-anak, mulai dari Paud sampai SMA dan SMK Sederajat.

“Saya yakin anak-anakku yang hadir telah banyak belajar disini, termasuk juga belajar tentang kesehatan mental remaja, yang sangat relevan dengan konteks hidup remaja dewasa ini. Artinya, literasi menjadi jembatan untuk anak-anak belajar pentingnya mengenali dan memberikan penghargaan untuk diri sendiri,” imbuhnya.

Maya Lewerissa Tutuo Pekan Literasi Mal 2025 2Lanjut Maya, masa remaja adalah masa yang penuh tantangan dimana kadang merasa senang, kadang marah, kadang juga bingung harus melangkah kemana. Semua itu wajar karena remaja sedang berada pada masa pencarian jati diri.

“Anak-anak itu harus kuat menghadapi tekanan. Jangan mudah terbawa emosi, mari belajar mengendalikan diri, menenangkan hati, dan mencari jalan dama. Kalau marah tarik napas dulu, kalau sedih berbagi cerita, kalau bingung carilah jalan yang benar bukan jalan yang salah,” pesannya.

“Ingat jiwa yang sehat akan membuat kalian bisa berpikir jernih, mengambil keputusan dengan baik dan menghargai diri sendiri maupun orang lain,” tambah Maya.

Ketua TP PKK Maluku ini juga berpesan agar bijaklah sebelum membagikan sesuatu.

“Karena satu jempol kalian bisa menyelamatkan banyak orang, tetapi satu jempol juga bisa merusak dan menimbulkan perpecahan. Maluku adalah rumah kita bersama yang harus dijaga dengan kasih sayang. Jangan sampai karena emosi sesaat, justru merusak persaudaraan yang sudah diwariskan oleh leluhur kita. Ale rasa beta rasa, itulah jati diri orang Maluku. Jadilah anak-anak Maluku yang sehat jiwanya, cerdas pikirannya, mulia hatinya, dan kuat imannya,” pesannya sekaligus mengingatkan.

Kadis Perpus Kearsipan Mal Elvi Yana TikupassangMenutup sambutannya, Maya kembali berpesan agar Pekan Literasi Maluku ini jangan hanya dijadikan sebuah perayaan semata.

“Jadikan ini sebagai panggilan hati bagi kita semua. Mari kita isi ruang-ruang keluarga dengan membaca, menulis, dan berdiskusi, agar anak-anak Maluku tumbuh menjadi pribadi yang kuat, bijaksana, dan siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maluku Elvi Yana Tikupassang menambahkan dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi di provinsi tersebut.

“Literasi ini artinya luas untuk menempatkan diri, untuk pengetahuan semakin baik agar masa depan menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.

Kadis tak lupa menyampaikan harapannya kepada peserta.

“Harapan saya kita harus menjadi pemimpin, teladan yang suka membaca dan  menginspirasi anak-anak untuk lebih suka membaca lagi,” tukasnya.

Dalam kegiatan ini, ada lima lomba yang diselenggarakan selama tiga hari diantaranya lomba tiktok, lomba video konten literasi, lomba puisi dan lomba pop untuk anak-anak tingkat SMA/SMK.

BKL