Koreri.com, Timika – Inspektorat Daerah Kabupaten Mimika terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
Hal ini diwujudkan melalui kegiatan pendampingan Penilaian Mandiri Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari (20-23 Juli 2026) di lantai III Kantor Bapenda Mimika.
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, dalam sambutannya menegaskan bahwa SPIP merupakan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, penerapan SPIP yang optimal akan memberikan keyakinan memadai bahwa seluruh tujuan organisasi pemerintah dapat tercapai sesuai prinsip good governance.
“Penilaian mandiri maturitas SPIP ini menjadi momen penting bagi setiap perangkat daerah untuk mengukur secara objektif tingkat kematangan sistem pengendalian intern di instansinya masing-masing,” ujar Wabup Kemong saat membuka acara pendampingan Penilaian Mandiri Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2026, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, melalui proses tersebut, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi berbagai potensi risiko, mengendalikan kelemahan, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan secara berkelanjutan guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Wabup juga mengajak seluruh kepala perangkat daerah dan tim terkait untuk mengikuti proses penilaian dengan penuh kejujuran, objektivitas, dan tanggung jawab.
Ia menekankan agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan sebagai sarana evaluasi dan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pengelolaan keuangan daerah yang tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Mimika juga menyampaikan apresiasi kepada Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua Tengah atas dukungan, arahan, dan pembinaan yang terus diberikan dalam memperkuat sistem pengendalian internal daerah.
Sementara itu, Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah BPKP Provinsi Papua Tengah, Fathul Huda Yusuf Ukhrowi, menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk memotret sejauh mana efektivitas sistem pengendalian intern di masing-masing perangkat daerah.
“Kami akan mendampingi OPD dalam proses penilaian mandiri, mulai dari pengumpulan dokumen hingga diskusi bersama. Tujuannya untuk memastikan capaian visi dan misi kepala daerah dapat berjalan optimal, sekaligus mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan SPIP sangat bergantung pada sinergi dan komitmen seluruh perangkat daerah.
Oleh karena itu, kerja sama tim menjadi kunci agar proses penilaian dapat diselesaikan tepat waktu dan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap dapat semakin memperkuat sistem pengendalian internal serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik.
EHO
























