Bukan Sekadar Frasa, “Mimika Rumah Kita” Miliki Landasan Filosofis yang Kuat

Otis Tabuni
Tokoh Intelektual Papua Otis Tabuni / Foto : Ist

Koreri.com, Timika – Perdebatan publik terkait pemaknaan slogan “Mimika Rumah Kita Bersama” kini mendapat sorotan dari tokoh intelektual Papua, Otis Tabuni.

Menurutnya, slogan ini tidak bisa dipandang sekadar frasa geografis.

“Melainkan mengandung makna filosofis yang dalam dengan dasar ontologis terkait identitas, persatuan, dan cita-cita kolektif masyarakat Mimika,” kata Otis Tabuni dalam keterangannya di Timika, Papua Tengah, Rabu (17/9/2025).

Otis menjelaskan, secara ontologis, slogan tersebut merepresentasikan sejumlah aspek penting:

Esensi Keberadaan: Mimika bukan hanya sekadar wilayah administratif, melainkan entitas yang mencerminkan persatuan, kebersamaan, identitas kolektif, dan tanggung jawab bersama.

Relasi dan Keterhubungan: Frasa ini mengikat seluruh masyarakat Mimika tanpa memandang suku, agama, maupun latar belakang sosial, sekaligus meneguhkan keterhubungan dengan sejarah, budaya, serta cita-cita pembangunan bersama.

Substansi dan Aksiden: Mimika adalah substansi dari Rumah Kita Bersama, sementara aksiden berupa program pembangunan, kebijakan pemerintah, dan dinamika sosial yang bisa berubah, tetapi esensi kebersamaan tetap abadi.

Makna dan Interpretasi: Setiap warga Mimika memiliki tafsir personal berdasarkan pengalaman, budaya, dan harapan masa depan mereka.

Keberadaan dalam Waktu: Identitas ini terus berkembang seiring perjalanan sejarah dan diwariskan lintas generasi.

Realitas Subjektif dan Objektif: Mimika sebagai rumah bersama tidak hanya nyata secara geografis, tetapi juga hidup dalam makna emosional dan spiritual warga.

Totalitas dan Kesatuan: Slogan ini menjadi simbol unik yang menyatukan wilayah, masyarakat, sejarah, budaya, dan cita-cita bersama.

“Dari berbagai perdebatan soal pemaknaan slogan ini, saya memberikan pandangan berdasarkan dasar ontologisnya. Semoga bisa memberi manfaat dan pencerahan bagi masyarakat,”pungkasnya.

EHO