Koreri.com, Tembagapura – Pencarian lima rekan kerja PT Freeport Indonesia (PTFI) yang belum ditemukan masih terus berlangsung pasca insiden aliran material basah di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, belum lama ini.
Informasi terkini yang diterima Koreri.com, Rabu (1/10/2025), Tim penyelamat terus bekerja siang dan malam meski menghadapi tantangan besar dari pergerakan material basah dan berisiko tinggi.
Penggalian dari dua jalur akses tetap dilanjutkan, dengan tambahan infrastruktur pendukung karena lokasi semakin dalam dan udara semakin terbatas.
Alat berat, termasuk loader kendali jarak jauh, digunakan untuk meminimalkan risiko bagi tim penyelamat.
“Kami mengajak semua pihak untuk terus mendoakan dan memberi dukungan moral agar kelima rekan kami segera ditemukan,” imbuh Katri Krisnati, VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia melalui keterangan tertulis yang diterima Koreri.com, Rabu (1/10/2025).
Sebelumnya, PT Freeport Indonesia (PTFI) melaporkan terjadi aliran material basah dalam jumlah yang besar di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, Senin (8/9/2025) sekitar pukul 22.00 WIT di Papua, Indonesia.
Insiden ini menutup akses ke area tertentu di tambang, membatasi rute evakuasi untuk tujuh pekerja.
Operasi penambangan telah dihentikan sementara untuk memprioritaskan pembersihan jalur akses dan evakuasi yang aman bagi tujuh pekerja kontraktor tersebut.
Tim Penyelamat Tambang Bawah Tanah akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi dua jenazah pekerja PTFI yang terjebak.
Kedua jenazah ditemukan sekitar pukul 08.45 WIT, Sabtu (20/9/2025).
EHO






























