Koreri.com, Nabire – Ketua Bidang Kehormatan DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Komarudin Watubun secara resmi membuka Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Papua Tengah, Papua Barat, dan Papua Barat Daya yang digelar di Nabire, Rabu (5/11/2025).
Konferda ini dihadiri jajaran elite PDIP, antara lain Juru Bicara DPP PDIP Ronny Talapessy, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Wakil Gubernur Deinas Geley, serta ribuan kader dari tiga provinsi di Tanah Papua.
Ketua DPD PDIP Papua Tengah, Yuni Wonda, dalam laporannya menegaskan bahwa konferda merupakan tindak lanjut dari Kongres PDIP di Bali.
“Itu secara aklamasi, kita sudah pilih Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati Soekarnoputri,” serunya disambut teriakan “Merdeka!” dari para kader.
Yuni menegaskan, PDIP adalah partai yang berjuang untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.

Ia juga menambahkan bahwa dalam lima tahun terakhir, lima bupati di Papua Tengah merupakan kader terbaik PDIP, hasil kerja nyata partai di tingkat akar rumput.
“Papua Tengah adalah banteng! Merah darah kita, putih tulang kita. Tidak ada instruksi lain selain berjuang untuk rakyat,” tegas Yuni dengan penuh semangat.
Dalam momen bersejarah itu, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa mengumumkan hibah tanah seluas 10.463 meter persegi kepada PDIP untuk pembangunan kantor partai di Nabire.
Tanah tersebut berlokasi di dekat kompleks kantor Gubernur baru dan akan menjadi kantor partai pertama yang megah di Papua Tengah.
“Kami serahkan tanah ini sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih kepada PDIP yang telah mempercayakan saya menjadi Gubernur Papua Tengah,” ungkap Meki disambut tepuk tangan meriah.
Ia menegaskan, kantor tersebut nantinya akan diserahkan Ketua DPD kepada DPP untuk segera dibangun sebagai simbol kehadiran kuat PDIP di wilayah tengah Papua.
Dalam sambutannya, Nawipa menekankan pentingnya persatuan dan kekuatan politik lokal dalam membangun Papua.
“Harus seperti ini, kita orang Papua—baik di PDIP maupun partai lain—harus kuat di negeri sendiri, secara politik,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua DPD PDIP Papua Tengah, Yuni Wonda, yang disebutnya sebagai sosok yang berjasa besar dalam perjalanan politiknya.
“Saya bangga karena dukungan dan kepercayaan penuh beliau. Jabatan bukan untuk diperebutkan, tapi untuk bekerja melayani rakyat,” ujar Nawipa.
Ia menyoroti mentalitas sebagian pejabat yang lebih sibuk berebut posisi ketimbang bekerja nyata.
“Ini yang kita hilang di negeri ini. Waktu habis berkelahi untuk jabatan, tapi setelah duduk, tidak berbuat apa-apa,” kritiknya tajam.
Meki pun megajak seluruh kader PDIP dan masyarakat Papua untuk bersatu demi kemajuan Orang Asli Papua (OAP).
“Persatuan adalah kunci. Kalau kita bersatu, Papua Tengah akan menjadi markas banteng yang kuat dan disegani,” tandasnya.
TIM





























