Gubernur Papua Tengah Lanjut Bagi-bagi Laptop Gratis, Giliran Pelajar Intan Jaya

Gub Meki Bagi Laptop Gratis di Intan Jaya
Foto : Humas Pemprov Papua Tengah

Koreri.com, Intan Jaya – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu program prioritas terus dikebut.

Kali ini, giliran pelajar di Kabupaten Intan Jaya yang menjadi sasaran penyerahan bantuan laptop gratis dari Gubernur Meki Nawipa.

Bantuan ini sebagai bagian dari upaya Pemprov mendorong akses pendidikan, literasi digital, serta kesiapan generasi muda menghadapi masa depan.

Gubernur Meki dalam sambutannya menekankan betapa pentingnya menjaga identitas budaya Papua di tengah kemajuan zaman.

Ia mengapresiasi pelaksanaan festival budaya pelajar yang digelar Dinas Pendidikan dan mengajak para pelajar untuk bangga menjadi orang Papua.

“Kita sudah buat festival budaya untuk menunjukkan bahwa kita adalah orang Papua yang melestarikan budaya. Jangan ragu dan jangan malu. Budaya kita itu mahal nilainya,” ujar Meki Nawipa, Jumat (23/1/2026).

Gub Meki Bagi Laptop Gratis di Intan Jaya2
Foto : Humas Pemprov Papua Tengah

Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa pemberian laptop ini merupakan janji politik yang harus ditepati sebagai bentuk integritas kepemimpinan.

Meski jumlah bantuan saat ini masih terbatas, ia memastikan program tersebut akan menjangkau pelajar di seluruh wilayah Papua Tengah.

“Hari ini mungkin masih kecil, tapi janji saya itu integritas. Laptop ini saya serahkan supaya dipakai dengan baik. Ini untuk kamu menulis, berpikir, dan hidup untuk kemajuan semua,” tegasnya.

Meki Nawipa juga memberi motivasi kepada para pelajar agar tidak takut bermimpi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Ia memastikan bahwa pemerintah hadir melalui berbagai skema pembiayaan pendidikan, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun Pemerintah Kabupaten Intan Jaya.

Gub Meki Bagi Laptop Gratis di Intan Jaya3
Foto : Humas Pemprov Papua Tengah

“Jangan takut kuliah. Jangan pikir karena bapak dan mama tidak ada lalu masa depan berhenti. Negara hadir. Pemerintah provinsi hadir. Semua sudah disiapkan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berencana membangun Klinik Matematika dan Klinik Bahasa Inggris di Nabire, guna membantu pelajar meningkatkan kemampuan akademik dan mempermudah akses beasiswa.

Gubernur juga menyampaikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim piatu, yang telah didata oleh tim pemerintah provinsi untuk mendapatkan bantuan pendidikan secara berkelanjutan.

“Ini hal kecil, tapi saya datang langsung karena ini penting untuk masa depan negeri ini. Kalianlah yang nanti menggantikan kami,” ucap Meki Nawipa menutup sambutannya.

Program bantuan laptop dan dukungan pendidikan ini menjadi bagian dari visi besar Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mencetak generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan mampu membangun daerahnya sendiri di masa depan.

HMS