3 Partai Pengusung ESA Gelar Silaturahmi Dirangkai Bukber, Bahas Penataan Internal Fraksi

IMG 20260310 220007

Koreri.com, Sorong – Tiga partai politik pengusung pasangan Elisa Kambu – Ahmad Nausrau sebagai gubernur dan wakil gubernur di Provinsi Papua Barat Daya (PBD) periode 2025 – 2030 menggelar pertemuan dan silaturahmi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di salah satu hotel di Kota Sorong, Senin (10/4/2026).

Ketiganya masing-masing Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas sejumlah agenda politik dan kelembagaan di daerah.

Dalam pertemuan itu, para pimpinan dan anggota partai menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar ajang silaturahmi di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan satu tahun pemerintahan Provinsi PBD.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Abdullah Gazam dari DPW PKB, Syarifuddin Sabonama dari DPW PAN dan Oktasari Sabil dari DPD Partai Gerindra.

Bersama mereka menegaskan, refleksi yang dilakukan bukan dalam bentuk evaluasi formal, melainkan upaya melihat kembali perjalanan dan capaian pemerintahan selama satu tahun terakhir sebagai bahan pembelajaran ke depan.

Selain itu, pertemuan tersebut juga menjadi forum untuk mengevaluasi kinerja anggota DPRP PBD yang berasal dari tiga partai tersebut dan tergabung dalam fraksi gabungan di lembaga legislatif.

Dalam waktu dekat, tiga partai politik tersebut juga berencana melakukan penataan di internal fraksi.

Langkah yang akan diambil antara lain perombakan struktur fraksi gabungan serta kemungkinan dilakukan rolling pada alat kelengkapan dewan, dengan tetap mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku di dewan.

Abdullah Gazam, menyatakan pertemuan ini tidak hanya membahas persoalan internal, pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepakatan untuk mengambil langkah-langkah strategis terkait kondisi fiskal daerah saat ini.

Para pimpinan partai menilai, kebijakan pengurangan anggaran oleh pemerintah pusat berdampak pada kinerja Pemerintah daerah, sekaligus mempengaruhi perputaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Karena itu, PKB, PAN dan Gerindra memandang perlu adanya akselerasi komunikasi dan langkah politik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat di Jakarta,” tegasnya.

Gazam menekankan langkah tersebut diambil dengan alasan agar berbagai akses dan kebijakan yang dimiliki dapat tersambung secara lebih efektif hingga ke daerah, sehingga mampu membantu Pemda dalam menjalankan program pembangunan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan sinergi politik antara partai pengusung dalam mendukung pembangunan di Provinsi Papua Barat Daya.

ZAN

Exit mobile version