Koreri.com, Biak – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Biak pada perayaan Jumat Agung tahun ini.
Seratusan umat berkumpul untuk memanjatkan doa dan merenungkan kasih Tuhan dalam sebuah ibadah memperingati kematian Sang Guru Agung yang berlangsung aman dan damai, Jumat (3/4/2026).
Ibadah suci ini dipimpin langsung Pendeta Arianto Athy, perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Biak Numfor.
Kehadirannya memberikan warna spiritual yang mendalam bagi para warga binaan yang merayakan momen wafatnya Yesus Kristus dari balik tembok pembinaan.

Persekutuan Kaum Bapak (PKB): 11 orang
Persekutuan Wanita (PW): 7 orang
Persekutuan Anggota Muda (PAM): 73 orang
Persekutuan Anak dan Remaja (PAR): 10 orang
Dalam pelayanannya, Pdt. Arianto Athy membawakan firman Tuhan terambil dari kitab Lukas 15: 20-32 yang mengangkat tema renungan “Kepedulian Allah dalam Bait-Nya”.
Ia menyampaikan pesan mendalam tentang kasih tanpa syarat dan pengampunan Tuhan yang tak terbatas, sebuah pesan yang sangat relevan dan menguatkan bagi para warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan.
Secara keseluruhan, rangkaian ibadah Jumat Agung berjalan dengan sangat kondusif dan tertib.

Momen hangat ini dimanfaatkan untuk saling bermaafan, berbagi cerita dan melepas rindu.
Rangkaian perayaan Jumat Agung dan waktu kunjungan keluarga ini akhirnya ditutup dan selesai setelah pukul 12.00 WIT.
Melalui kegiatan kerohanian seperti ini, diharapkan para warga binaan Lapas Biak dapat terus merasakan sentuhan kasih Tuhan dan memiliki motivasi yang kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.
VJR
























