Gelar FGD Forum OPD, Pemprov Papua Tengah Susun RKPD Provinsi 2027

Pemprov PT FGD Forum OPD 2027

Koreri.com, Nabire – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggelar focus group discussion (FGD) Forum Perangkat Daerah Dalam Rangka Penyusunan RKPD Provinsi Tahun 2027.

FGD berlangsung di Gedung LPP RRI Nabire, Papua Tengah, Selasa (7/4/2026).

Penjabat Sekda dr. Silwanus Soemoele, Sp.OG(K), MH mewakili Gubernur Papua Tengah membuka secara resmi kegiatan dimaksud.l

Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Pj Sekda, menyampaikan ucapan selamat Paskah kepada seluruh Umat Kristiani yang merayakan.

“Atas Pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Paskah kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan. Kiranya semangat kebangkitan Kristus membawa harapan baru, kedamaian, serta memperkuat emangat pengabdian kita dalam membangun Papua Tengah yang lebih baik,” ucapnya.

Lanjut Gubernur, Forum Perangkat Daerah yang dilaksanakan ini merupakan bagian penting dalam rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Papua Tengah Tahun 2027.

Forum ini bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi merupakan momentum strategis untuk memastikan arah pembangunan daerah benar-benar terencana secara terpadu, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Adapun dalam giat ini, tema yang diusung, yaitu “Penguatan Ekonomi Lokal dan Daya Saing Daerah Berbasis Potensi Wilayah”.

Pemprov PT FGD Forum OPD 2027 2Bagi Gubernur, tema ini sangat relevan dengan kondisi dan kebutuhan pembangunan Papua Tengah saat ini.

Tema ini menegaskan bahwa pembangunan daerah ke depan harus:

1. Berbasis pada potensi unggulan wilayah, baik sumber daya alam, kearifan lokal, maupun kekuatan sosial budaya;

2. Mampu menggerakkan ekonomi lokal, sehingga manfaat pembangunan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat;

3. Mendorong peningkatan daya saing daerah, agar Papua Tengah tidak hanya berkembang secara internal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional;

4. Dilaksanakan melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor, lintas wilayah, serta antara pemerintah dan masyarakat.

Gubernur secara jujur mengakui bahwa tantangan pembangunan Papua Tengah masih cukup besar, di antaranya:

1. Keterbatasan infrastruktur dasar di beberapa wilayah;

2. Kesenjangan pembangunan antar daerah;

3. Tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih perlu terus ditingkatkan;

4. Serta keterbatasan kapasitas fiskal daerah.

“Namun demikian, kita memiliki peluang yang sangat besar, yaitu kekayaan sumber daya alam, potensi ekonomi lokal yang beragam, serta semangat masyarakat Papua Tengah yang kuat dalam membangun daerahnya,” tegasnya.

Pemprov PT FGD Forum OPD 2027 3Oleh karena itu, Gubernur pada kesempatan itu menekankan beberapa hal penting:

Pertama, setiap program dan kegiatan harus benar-benar berorientasi pada hasil atau outcome, bukan sekadar penyerapan anggaran.

Kedua, perencanaan pembangunan harus berbasis data yang akurat dan terukur, sehingga kebijakan yang diambil tepat sasaran.

Ketiga, perkuat sinkronisasi antara Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, agar tidak terjadi tumpang tindih program.

Keempat, dorong inovasi daerah sebagai kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas pembangunan.

Kelima, pastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil memiliki dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya ekonomi lokal.

Selanjutnya, Gubernur berharap agar melalui forum ini dapat dihasilkan rumusan program dan kegiatan yang,

1. Selaras dengan prioritas pembangunan daerah;

2. Mendukung penguatan ekonomi lokal;

3. Meningkatkan daya saing daerah;

4. Serta mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat Papua Tengah.

“Partisipasi aktif dari seluruh peserta sangat kami harapkan, agar forum ini tidak hanya menghasilkan dokumen, tetapi juga menghasilkan komitmen bersama dalam membangun Papua Tengah yang lebih maju, mandiri, dan Sejahtera,” pungkasnya.

HMS