Doa Bersama-Upacara Adat Awali Pengembangan Sumur SLW-F2X dan SLW-F3X di Salawati

IMG 20260415 WA0031

Koreri.com, Salawati – Sebagai bentuk syukur atas kelanjutan kegiatan pengeboran di wilayah Salawati, khususnya pada sumur pengembangan SLW-F2X dan SLW-F3X, SKK Migas bersama PT Pertamina EP Papua Field mengadakan kegiatan doa bersama dan seremoni, Jumat (10/4/ 2026).

Acara ini dihadiri perwakilan dari berbagai instansi, antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Papua Barat Daya, Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Sorong, Danramil 1802-04/Seget, Polsek Seget, PWI, Kepala Distrik Salawati Tengah, Plt. Sekda Kabupaten Sorong, serta perwakilan SKK Migas Pamalu.

Acara diawali dengan upacara adat oleh marga Musena, pemilik hak ulayat di wilayah sumur pengembangan SLW-F2X dan SLW-F3X, sebagai simbol syukur, harapan kelancaran kegiatan operasional.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Field Manager Papua, Ardi, diikuti sambutan dari perwakilan SKK Migas Pamalu Donabella, Suroso, Kadis Naker Transmigrasi dan ESDM Provinsi Papua Barat Daya, dan Adi Bremantyo Plt. Sekda Kabupaten Sorong.

Dalam sambutannya, Ardi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung kegiatan pengembangan sumur SLW-F2X dan SLW-F3X.

“Dengan pengembangan kedua sumur ini, diharapkan dapat meningkatkan produksi di Papua Field yang saat ini sudah menunjukkan hasil yang baik, dengan tetap mengutamakan aspek HSSE, sekaligus membuktikan bahwa struktur lapisan produksi di Papua ini masih prospek untuk menghasilkan produksi migas yang besar, dengan harapan kedepannya akan berdampak terhadap peningkatan investor ke Papua Barat Daya.” harapnya.

IMG 20260415 WA0034Sementara itu, Donabella Ayatanoi, Tim Operasi SKK Migas Pamalu, mewakili Kepala Perwakilan Wilayah Papua dan Maluku mengungkapkan harapannya agar kolaborasi yang baik dengan Pertamina EP Papua Field terus berlanjut dan semakin solid.

“Kami berkomitmen untuk mendukung program swasembada energi yang menjadi cita-cita Presiden,” ungkap Donabella.

Sedangkan Suroso, Kadis Nakertrans dan ESDM PBD menyatakan bahwa pengeboran kedua sumur baru ini bermanfaat bagi masyarakat, terutama perihal lapangan kerja.

“Semoga dengan pengeboran kedua sumur ini semakin banyak masyarakat lokal yang terlibat dalam pengerjaan, sehingga mengangkat taraf hidup mereka. Selain itu kami mengajak masyarakat, terutama marga Musena sebagai pemilik hak ulayat, untuk bersama-sama mengawal dan menjaga operasi kedua sumur agar dapat merasakan dampak positifnya,” tukasnya.

Terakhir, sambutan disampaikan Adi Bremantyo selaku Plt. Sekda Kabupaten Sorong.

Ia mengapresiasi Pertamina EP dan SKK Migas yang terus menggencarkan pengeboran sehingga dapat menarik investor ke Papua Barat Daya, terutama Kabupaten Sorong.

“Semoga kedua sumur ini membawa dampak positif bagi Masyarakat Kabupaten Sorong,” imbuhnya.

Acara diakhiri dengan doa bersama dan pemukulan tifa sebagai tanda dimulainya operasi di kedua sumur pengembangan.

Melalui pengembangan sumur SLW-F2X dan SLW-F3X, Pertamina EP dan SKK Migas berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi mendukung ketahanan energi nasional sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar daerah operasi.

RLS