Koreri.com, Jayapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua Tengah, menunjukkan kemajuan signifikan dalam pembangunan daerah dengan meraih dua penghargaan bergengsi pada Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi se-Tanah Papua Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kota Jayapura, Senin (22/6/2026).
Dua penghargaan tersebut yakni Terbaik I Kategori Creative Financing tingkat kabupaten dan Terbaik I Kategori Penanggulangan serta Penurunan Kemiskinan tingkat kabupaten.
Capaian ini dinilai sebagai respon positif atas sorotan hingga kritik keras Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang dilontarkan pada 2024 silam.
Kala itu, Mendagri secara blak-blakan menyoroti sekaligus mengkritik Kabupaten Mimika yang dinilainya belum menunjukkan kemajuan signifikan meski memiliki APBD besar.
Tak hanya sebatas penghargaan, Kemendagri juga menegaskan apresiasinya dengan memberikan bonus anggaran sebesar Rp6 miliar kepada Pemkab Mimika untuk mendukung percepatan pembangunan.
Bupati Johannes Rettob pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas penghargaan dan juga bonus uang yang melengkapi itu.
Ia langsung memastikan bahwa tambahan anggaran tersebut akan dimasukkan dalam APBD dan diarahkan untuk program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Yang jelas programnya harus berpihak kepada masyarakat. Bisa untuk pembangunan infrastruktur seperti jembatan, perumahan rakyat, atau program lain yang manfaatnya dirasakan langsung,” ujar Bupati JR, Selasa (23/6/2026).
Ia menambahkan, salah satu kunci keberhasilan Mimika meraih penghargaan adalah inovasi dalam pengelolaan keuangan daerah, di mana anggaran difokuskan untuk kebutuhan masyarakat termasuk pembangunan rumah layak huni.
“Dalam satu tahun, kami mampu membangun ratusan unit rumah layak huni melalui APBD. Ini bagian dari komitmen kami agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan,” jelas Bupati JR.
Keberhasilan ini menjadi jawaban atas berbagai tantangan yang sebelumnya dihadapi Mimika, termasuk sorotan terkait efektivitas pengelolaan anggaran daerah.
Sebelumnya, pada 2024 lalu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bahkan sempat menyoroti Kabupaten Mimika yang dinilai belum menunjukkan kemajuan signifikan meski memiliki APBD besar.
Saat itu, ia menekankan pentingnya efisiensi belanja daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penguatan peran sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sejalan dengan arahan tersebut, Pemkab Mimika terus melakukan pembenahan, mulai dari perencanaan anggaran yang lebih tepat sasaran hingga mendorong program-program yang berdampak langsung terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Capaian penghargaan ini menjadi bukti bahwa langkah-langkah strategis yang dilakukan mulai menunjukkan hasil nyata.
Ke depan, Pemkab Mimika berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan serta memperkuat kemandirian fiskal daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
EHO






















