Lisa Wattimena: Dampak Lomba 10 Program Pokok PKK Harus Nyata Sejahterakan Masyarakat

IMG 20260717 WA00642

Koreri.com, Ambon – Pelaksanaan Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kota Ambon Tahun 2026 diharapkan bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan menjadi sarana evaluasi untuk mengukur keberhasilan pelaksanaannya di tingkat desa, negeri, dan kelurahan.

Harapan tersebut disampaikan Lisa Wattimena saat memberikan sambutan pada acara pengumuman hasil penilaian Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kota Ambon Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Darwin, Balai Kota, Jumat (17/7/2026).

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Ambon ini mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas kesempatan 99 kegiatan tersebut. Bahkan sekaligus menjadi momentum penting dalam menentukan wakil Kota Ambon pada Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Maluku.

Menurutnya, lomba yang rutin dilaksanakan setiap tahun itu bertujuan mempererat silaturahmi antar pengurus PKK di semua jenjang, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang telah direncanakan dan dijalankan di masing-masing wilayah.

“Lomba ini menjadi wadah untuk melihat secara langsung perkembangan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di desa, negeri, dan kelurahan, sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan selama satu tahun,” ujar Lisa.

Ia menjelaskan, proses penilaian telah dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kota. Desa atau negeri yang meraih hasil terbaik nantinya akan mewakili Kota Ambon pada lomba tingkat Provinsi Maluku.

Dalam kesempatan tersebut, Lisa juga menyoroti Kecamatan Nusaniwe yang tidak mengikuti proses penilaian. Menurutnya, hal itu menjadi catatan penting karena mengindikasikan belum optimalnya pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di wilayah tersebut.

“Kami meminta Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan Nusaniwe memberikan penjelasan. Apa yang dinilai adalah program yang telah direncanakan dan dilaksanakan. Jika tidak mengikuti penilaian, maka hal itu menjadi evaluasi bersama untuk segera diperbaiki,” tegasnya.

Lisa menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan TP PKK. Menurutnya, PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan keluarga.

Ia mengingatkan seluruh Ketua TP PKK di tingkat kecamatan, desa, negeri, maupun kelurahan agar menjalankan tugas secara maksimal serta menyelaraskan seluruh program PKK dengan visi dan misi Pemerintah Kota Ambon.

“Seluruh program PKK harus berjalan seiring dengan program pemerintah. Dengan komitmen dan kerja sama yang baik, berbagai program dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Lisa berharap hasil lomba tidak hanya menjadi pencapaian saat penilaian, tetapi mampu mendorong pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara berkelanjutan.

IMG 20260717 WA00632“Jangan sampai program hanya aktif ketika ada lomba. Sepuluh Program Pokok PKK harus dilaksanakan secara terus-menerus agar benar-benar memberikan dampak bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Lisa Wattimena menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Ambon atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan lomba melalui anggaran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat dan Desa (P3MD) Kota Ambon.

Ia berharap desa dan negeri yang berhasil menjadi juara dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga mampu mengharumkan nama Kota Ambon pada Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Maluku, sekaligus menjadi contoh dalam pelaksanaan program pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan.

Negeri Rutong wakili Kota Ambon ke Tingkat Provinsi

Berdasarkan hasil penilaian Tim Penggerak PKK Kota Ambon, para pemenang Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kota Ambon Tahun 2026 ditetapkan sebagai berikut:

Juara I: Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, dengan total nilai 34,5. Negeri Rutong berhak mewakili Kota Ambon pada Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026.

Juara II: Negeri Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, dengan total nilai 26,5.

Juara III: Desa Wayame, dengan total nilai 29,0.

Juara Harapan I: Desa Nania, dengan total nilai 28,5.

Lisa Wattimena mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang serta mengapresiasi partisipasi seluruh desa, negeri, dan kelurahan yang telah mengikuti lomba tersebut.

Ia berharap keberhasilan Negeri Rutong dan para pemenang lainnya menjadi motivasi bagi seluruh Tim Penggerak PKK di Kota Ambon untuk terus mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara berkesinambungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dalam meningkatkan kualitas hidup, ketahanan keluarga, dan kesejahteraan masyarakat.

JFL.