Koreri.com, Timika – Pemerintah Kampung Mawokauw Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada keluarga penerima manfaat (KPM).
Penyaluran BLT DD kali ini untuk Triwulan I dan II terhitung dari Januari hingga Juni Tahun 2026 yang penyerahannya  berlangsung di Balai Kampung Mawokauw Jaya, Kamis (16/7/2026).
Total BLT diberikan kepada 14 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kegiatan penyerahan BLT ini dihadiri oleh Sekretaris Distrik Wania, Alan Jaya Tassa, S.E.; Kepala Kampung Mwokauw Jaya, Edyson Rafra; serta para Bhabinkamtibmas Kampung Mwokauw Jaya, Ketua RT dan para staf Kampung Mawokauw Jaya.
Dalam sambutannya, Kepala Kampung Mawokauw Jaya, Edyson Rafra, menyampaikan permohonan maaf atas adanya keterlambatan dalam penyaluran bantuan ini.
Menurutnya, keterlambatan tersebut disebabkan oleh perpanjangan masa jabatan kepala kampung pada 2025 lalu yang mengakibatkan proses pengusulan penerima bantuan baru dapat dilakukan beberapa waktu lalu.
“Proses usulan agak terlambat, maka hari ini Bapak-Ibu diundang untuk datang ke sini sebagai keluarga penerima manfaat BLT,” ujar Edyson Rafra.
Dijelaskan bahwa penyaluran BLT ini mengacu pada Peraturan Desa tentang prioritas penyusunan kegiatan serta penggunaan Dana Desa tahun sebelumnya.
Ia mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan pada tahun 2026 mengalami penurunan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, terdapat 84 Kepala Keluarga (KK) yang menerima BLT, namun pada tahun 2026 hanya 14 KK yang menerima.
Penurunan drastis ini disebabkan oleh pemangkasan anggaran Dana Desa secara nasional. Edyson Rafra memaparkan, pada tahun sebelumnya anggaran Dana Desa mencapai Rp800 juta, namun pada tahun 2026 turun menjadi sekitar Rp370 juta.
Kondisi ini sejalan dengan kebijakan nasional di mana BLT Dana Desa 2026 tidak lagi ditentukan berdasarkan persentase pagu Dana Desa, melainkan disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan desa.
Lebih lanjut, Edyson Rafra menyampaikan bahwa dengan terbatasnya anggaran, pemerintah kampung tidak dapat mengakomodasi semua usulan kegiatan di Musrenbang Kampung awal tahun 2026. Prioritas kegiatan diarahkan pada program-program yang menjadi fokus pemerintah pusat, yaitu penanganan stunting dan ketahanan pangan.
Untuk pembangunan fisik, kampung hanya memfokuskan pada pembangunan drainase di RT 10 yang merupakan program lanjutan dari tahun 2025. “Waktu kita sudah siap menggal, akhirnya kita tidak bisa melanjutkan program. Jadi kita usahakan untuk tahun ini kita selesaikan di RT 10,” jelasnya.
Dalam rangka mendukung ketahanan pangan, pemerintah kampung juga membagikan bibit ternak dan ikan (lele dan nila) kepada masyarakat. Edyson Rafra berharap pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat mengelola program ketahanan pangan ini dengan baik sehingga hasilnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Karena Dana Desa menurun, lampu-lampu yang rusak di kampung dapat diperbaiki dengan koordinasi dari BUMDes atau ada bantuan-bantuan yang memang bisa diberikan,” tambahnya.
Adapun besaran bantuan yang diterima setiap KPM adalah Rp900 ribu untuk periode Triwulan I dan II. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan untuk dua triwulan (Triwulan I dan II) mencapai Rp1,8 juta per KPM.
Sekretaris Distrik Wania, Alan Jaya Tassa, S.E., memberikan apresiasi atas penyaluran BLT yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kampung Mawokauw Jaya. Ia juga menanggapi penurunan jumlah penerima bantuan dari 84 orang pada tahun 2025 menjadi hanya 14 orang pada tahun 2026.
“Perlu dimaklumi, seluruh Indonesia mengalami defisiensi anggaran. Dari 84 orang penerima BLT tahun 2025 lalu, hari ini hanya 14 orang. Tentu pengurangan ini sangat signifikan,” ujar Alan Jaya Tassa.
Ia berharap agar di tahun-tahun mendatang jumlah penerima bantuan dapat kembali bertambah seiring dengan membaiknya kondisi anggaran. Kepada para penerima bantuan, Alan Jaya Tassa berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga.
Setelah rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian BLT secara langsung kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat yang hadir di lokasi.
TIM

























