Koreri.com Timika – Dampak fenomena El Nino mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Mimika.
Berkurangnya debit air hingga sejumlah sumur yang mulai mengering menjadi perhatian serius Anggota DPRK Mimika Komisi III Dapil 6, Hj. Rampeani Rachman.
Ia mengimbau seluruh warga Mimika untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan menghemat penggunaan air sebagaimana disampaikannya, Kamis (27/8/2026).
“Dengan adanya dampak El Nino, saya mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Mimika untuk tetap waspada dan hemat air, karena informasi yang kami terima debit air sudah mulai berkurang,” ujar Legislator Rampeani.
Menurutnya, kondisi tersebut mulai terlihat dari sejumlah sumur warga yang mengalami kekeringan. Karena itu, penggunaan air secara bijak dinilai penting agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi secara merata.
Selain persoalan air, Rampeani juga mengingatkan warga untuk mewaspadai dampak asap dan debu yang diduga berasal dari kebakaran di luar wilayah Mimika dan terbawa hingga ke Timika.
Ia mengatakan, kondisi udara mulai terlihat dari debu yang menempel pada kendaraan dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.
“Debu dan asap akibat kebakaran sudah mulai kelihatan sampai di Timika. Saya meminta masyarakat tetap melindungi diri, salah satunya dengan menggunakan masker,” pintanya.
Rampeani juga meminta seluruh tenaga medis, baik yang berada di wilayah pesisir, pegunungan maupun perkotaan, untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi tersebut.
Ia mengingatkan potensi gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk hingga sesak napas perlu diantisipasi sejak dini.
“Kalau tidak terlalu membutuhkan aktivitas di luar rumah, sebaiknya tidak terlalu sering keluar. Kita lakukan pencegahan dini mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan,” ujarnya.
Di sisi lain, Rampeani mengapresiasi kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam melayani kebutuhan masyarakat, khususnya terkait ketersediaan air bersih.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan pemerintah apabila mengalami kesulitan mendapatkan air, namun tetap mengedepankan penghematan.
“BPBD sudah siaga melayani permintaan masyarakat ketika membutuhkan air. Tetapi saya berharap masyarakat juga tetap menggunakan air dengan hemat, sehingga kebutuhan warga Mimika dapat terpenuhi secara maksimal dan merata,” pungkasnya.
NUEL
