Buka Musrenbang RKPD 2024, Gubernur Maluku Harapkan Tercapainya Ini

IMG 20230414 WA0040

Koreri.com, Ambon – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2024, Kamis (13/4/2023).

Giat yang diinisiasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ini berlangsung di Hotel Santika, dan dibuka Gubernur Maluku Murad Ismail ditandai dengan pemukulan tifa.

Turut hadir pada kesempatan itu jajaran Forkopimda, Sekda Maluku, narasumber dan rombongan dari Kementerian PPN Bappenas RI, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Bupati/Walikota se-Maluku.

Ketua TGPP Provinsi Maluku, Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku dan Kabupaten/kota, pimpinan Perguruan Tinggi, instansi Vertikal, perbankan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan para undangan.

Kepala Bappeda Maluku Dr. Anton Lailossa menjelaskan tujuan dari pelaksanaan Musrenbang ini adalah untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap RKPD tahun 2024.

Hal itu berangkat dari visi “Maluku yang terkelola secara jujur, bersih dan melayani, terjamin dalam kesejahteraan dan berdaulat atas gugusan kepulauan”.

Gubernur dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan Provinsi Maluku 2024, merupakan tahun penentu keberhasilan pencapaian visi tersebut yang merupakan bagian integral dalam mewujudkan pembangunan Nasional.

“Perencanaan pembangunan tahun 2024 harus tetap memperhatikan berbagai dampak negative akibat instabilitas keamanan dunia, ancaman inflasi maupun resesi global. Saya berharap Musrenbang ini mampu menghadirkan proses perencanaan pembangunan yang efisien, efektif, partisipatif, dan akuntabel, sehingga tercapainya perencanaan Daerah yang semakin berkualitas,” terangnya.

Gubernur pada kesempatan itu juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pembangunan di Provinsi Maluku untuk optimis dalam mempersiapkan kualitas dan kompetensi SDM, sebagai modal dasar untuk berdaya saing, serta penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam melaksanakan pembangunan di daerah.

“Kepada Bupati/Wali Kota agar melakukan sinergitas program daerah dengan nasional, serta berkomitmen meningkatkan inovasi daerah, guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di bumi Raja-raja ini,” tegasnya.

Gubernur juga berharap, forum strategis ini, dapat dimanfaatkan secara maksimal, serta menjadi ruang diskusi konstruktif, dalam melahirkan berbagai gagasan untuk menjawab berbagai isu strategis pembangunan yang sedang dihadapi.

Pada kesempatan itu juga turut dilakukan penganugerahan Maluku Innovation Award 2023, dimana pada Kategori Inovasi Perangkat Daerah Terbaik di Provinsi Maluku Juara 1 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Juara 2 Badan Pendapatan Daerah, dan Juara 3 Dinas Kesehatan.

Sementara untuk kategori Inovasi Daerah Terbaik tingkat Kabupaten/Kota, Juara 1 ditempati Kota Ambon, disusul Kabupaten Maluku Tengah pada posisi kedua dan Maluku Tenggara di tempat ketiga.

BKL