Koreri.com, Sorong- Dengan melihat tantangan global yang semakin banyak maka ikatan Adhyaksa Dharamkarini (IAD) sebagai organisasi modern diharapkan dapat menciptakan kemandirian pangan bagi keluarga di Papua Barat.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat Dr. Harly Siregar,S.H., M.Hum mengatakan organisasi yang menghimpun istri Jaksa dan pegawai perempuan mendorong kemandirian pangan menjadi kebutuhan dalam mengantisipasi dampak dari kemiskinan ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini.
“Tentu esensinya adalah bahwa melihat tantangan global yang semakin banyak maka dibutuhkan IAD sebagai organisasi modern berhimpunnya para istri jaksa dan pegawai-pegawai perempuan maka diharapkan IAD akan menjadi organisasi yang tangguh,” kata Kajati Papua Barat Harli Siregar saat membuka pertemuan konsultasi IAD Wilayah Papua Barat dengan IAD jajaran di Hotel Rilych Panorama, Kampung Baru, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu (7/10/2023).
Kajati berharap kedepan IAD akan memiliki program-program yang menciptakan kemandirian khususnya kemandirian pangan di keluarga.
“Dan kita tahu ini sangat penting dalam situasi global yang semakin atau cukup berat bahwa pangan kita saat ini begitu mengalami kendala. Oleh karena itu, kita sangat mengharapkan bahwa dalam pertemuan ini ada satu kebijakan bersama bagaimana Ikatan Adhyaksa Dharmakarini menanam, kemudian IAD yang bisa membina mitra-mitra UMKM di daerahnya masing-masing yang tentunya ini akan menciptakan organisasi itu semakin baik,” tandasnya.
Hadir dalam pertemuan konsultasi IAD, Wakajati Papua Barat bersama para Asisten, para Kepala Kejaksaan Negeri se-Papua Barat, para kepala seksi pidana khusus dan Kasi Intelejen serta pengurus IAD.
KENN
























