Pesan Penting Mgr Pius Riana Prapdi Saat Hadiri SVD Youth I Sorong

IMG 20240413 WA0089

Koreri.com, Sorong– Orang Muda Katolik (OMK) menggelar SVD Youth Day I berlangsung selama tiga hari di Gereja Stasi Santo Joseph Freinademetz, Paroki Santo Arnoldus Janssen, Keuskupan Manokwari-Sorong.

Kegiatan ini berlangsung mulai, Jumat 12 sampai 14 April 2024 diikuti 300 Orang Muda Katolik (OMK) dari berbagai wilayah paroki diantaranya, OMK Paroki Santo Arnoldus Janssen, Paroki Santo Petrus Remu, Paroki Yohanes Pemandi (Yopem), Katedaral, Paroki Maria Bintang Laut, Paroki Emaus dan OMK Paroki Bintuni.

Pembuakaan SVD Youth I ini dihadiri langsung Ketua Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Pius Riana Prapdi.

Kehadiran Uskup Keuskupan Ketapang ini didampingi langsung Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong Mgr Hilarion Datus Lega.

Kedatangan kedua Uskup ini disambut tarian dan prosesi pengalungan Noken. Selanjutnya keduanya disambut meriah para Pastor dan OMK yang hadir.

Meskipun diguyur hujan, namun pembukaan SVD Youth I yang diawali dengan misa syukur ini tetap berjalan hikmat.

Lima orang imam dipercayakan memimpin perayaan ekaristi yang diiring koor dari OMK tuan rumah yakni Paroki Santo Arnoldus Janssen.

SVD Youth I ini mengusung tema tentang ‘Orang Muda Katolik Bersaksilah di Tengah Dunia yang Terluka’.

Ketua Komisi Kepemudaan KWI Mgr. Pius Riana Prapdi mengatakan, OMK diajak bersaksi ditengah dunia yang terluka.

Itu dilakukan dengan cara jadilah orang muda yang sukacita, suci dan smart (Josss).

“Dalam kisah itu yang dipanggil untuk membawah orang Israek ke tanah terjanji adalah orang muda,” katanya kepada media ini, Jumat (12/4/2024).

Ia mengaku, orang muda Papua suka membangung persaudaraan. Pemberiaan kalung dan mahkota Papua kepada Uskup merupakan symbol persaudaraan yang luar biasa.

“Saya datang langsung dikasih kalung dan mahkota karena manusia adalah mahkota ciptaan Tuhan,” ungkap Uskup Keuskupan Ketapang ini.

Ia berpesan, agar OMK di Sorong bisa menjadi pembawa kabar kembira dan sukacita bagi sesama umat manusia.

Orang muda harus suci artinya dia selalu ingat kebaikan.
“Orang muda yang berkumpul ini merupakan wujud sukacita persaudaraan,” pungkas dia.

Selama tiga hari, OMK tinggal di lokasi kegiatan dan akan melaksanakan berbagai kegiatan salah satunya mendapat materi.

Perlu diketahui, Serikat Sabda Allah atau Societas Verbi Divini (SVD) atau populer dengan sebutan Soverdi adalah sebuah kongregrasi keagamaan misionaris dalam Gereja Latin, salah satu dari 24 gereja sui iuris yang membentuk Gereja Katolik.

Pada tahun 2006, organisasi itu terdiri dari 6102 anggota yang terdiri dari pastor dan bruder. Organisasi ini adalah kongregrasi misionaris terbesar di Gereja Katolik.

Didirikan di Steyl negeri Belanda pada 1875 oleh imam Katolik diosesan Arnoldus Janssen.

Umumnya mereka berasal dari penduduk dan pengikut gereja di Jerman yang pergi dan berlindung di Belanda selama terjadinya perselisihan gereja dan negara yang disebut Kulturkampf.

Peristiwa itu menyebabkan banyak ordo agama dan konggregasi diusir serta seminari ditutup.

SVD mempunyai dua semangat dasar yang menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan seluruh karya misinya:

1.  Spiritualitas Triniter

Kasih kepada Allah Tritunggal menjadi fundamen hidup dan kekuatan bagi kerasulan SVD. Inilah inti pati dan kekuatan guna membantu semua orang dan anggotanya untuk memperoleh kepenuhan martabat manusia, yakni dalam mengambil bagian hidup komunitas Allah Tritunggal dalam hubungan yang mesra dan dengan semua manusia dalam Allah Tritunggal. Hal ini diwujudkan dengan semangat hidup berkomunitas persaudaraan dan internasionalitas.

2. Spiritualitas Misioner

Sebagaimana Bapa mengutus Putra, dan Bapa serta Putra mengutus Roh Kudus, demikian juga SVD ingin mengambil bagian dalam tugas perutusan, mewartakan Sabda Allah sebagai seorang misionaris.

RLS