Giliran Warga Jawa Madura Kabupaten Jayapura Dukung BTM-YB di Pilgub Papua

BTM YB Dukungan Warga Jawa Madura Kab JPR

Koreri.com, Sentani – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1, Benhur Tomi Mano – Yermias Bisai mendapat dukungan dari Paguyuban Himpunan Masyarakat Jawa Madura (HKJM) Kabupaten Jayapura untuk maju pada Pemilihan kepala daerah, 27 November 2024 mendatang.

Pernyataan dukungan disampaikan setelah Calon Gubernur Papua Benhur Tomi Mano melakukan tatap muka dengan Paguyuban HKJM Kabupaten Jayapura di Sekretariat Tim Pemenangan Algito Sedulur Jowo Mandura (Sejoro), Senin (30/9/2024).

Pada kesempatan itu calon Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro mengatakan, menghadapi Pemilukada Provinsi Papua kami di Kabupaten Jayapura Insya Allah, kami punya jiwa nasionalisme.

“Kami punya semangat berbangsa dan bernegara, bukan karena seiman dan seagama dan satu suku, tetapi akrena kami mencari pemimpin terbaik di Provinsi Papua,” kata Giri.

Oleh sebab itu, dirinya yakin saudara-saudaranya yang yang hadir disini tidak banyak, tetapi di belakang mereka ratusan bahkan ribuan orang.

Karena yang hadir di sini adalah pilar-pilar dari HKJM dan memberikan dukungan bukan berdasarkan organisasi masyarakat tetapi orang-orang yang memang siap untuk mendukung BTM – YB di Pilgub Papua.

“Jadi kami sudah tersebar di seluruh wilayah kabupaten Jayapura dan kami siap berjuang bersama PDI Perjuangan dan PKN, kami melihat tokoh-tokoh yang terbaik untuk Papua,” tandasnya.

BTM YB Dukungan Warga Jawa Madura Kab JPR3“Untuk itu, kami mewakili teman-teman dari Paguyuban dan ada juga partisan dari partai politik bersama kami dan kami siap untuk memenangkan paslon BTM -YB,” cetusnya.

Giri menegaskan pula keberpihaknya sangat jelas karena PDI Perjuangan jelas di BTM-YB.

“Kami tidak ragu-ragu dan komitmen untuk mendukung BTM – YB menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua,” pungkasnya.

Sementara BTM dalam sambutan mengatakan, Pilkada adalah pesta rakyat, tidak boleh dinodai  dengan ancaman, teror atau apapun.

Biarlah rakyat memilih sesuai dengan haknya, siapa pun orang yang mau dipilih tidak boleh diancam dan diteror.

“Kalau warga HKJM  memberikan amanah kepada saya bersama dengan Yermias Bisai sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, maka visi kami adalah terwujudnya Papua yang adil, Papua yang aman, Papua yang sejahtera, Papua yang mandiri, Papua yang budaya, dan berdaya saing global,” janjinya.

BTM kemudian menyebutkan beberapa misi yang diusung BTM – YB yaitu bicara tentang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan sosial, tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawah.

“Itu yang akan kita kembangkan dalam visi, misi, program dan kegiatan sekaligus melakukan evaluasi,” sambungnya.

BTM lalu mencontoh salah satu program unggulannya di Kota Jayapura yang  berpihak kepada umat Muslim yang pemakaman Buper Waena.

BTM YB Dukungan Warga Jawa Madura Kab JPR2“Selama saya menjabat Wali Kota Jayapura dua periode, karena kalau warga Muslim yang meninggal itu urus pemakamannya itu mahal di Abe pantai, bayar Rp5 sampai Rp25 juta. Saya melihat keluhan mereka, maka saya anggarkan untuk membagun pekuburan Muslim 10 hektar di Buper Waena,” kisahnya.

Begitu juga BTM membangun mushola di kantor Walikota untuk pegawai Muslim.

Walaupun banyak orang menantang kebijakan ini, tapi dirinya tetap membangun   sekaligus diberikan nama BTM (Baitul Maqdis).

BTM juga mengatakan, bagi Ustad, petugas masjid, ketua-ketua masjid  diberangkatkan umroh gratis.

“Bahkan tiket naik haji dan baju seragam, saya belikan untuk mereka,” bebernya.

Putra asli Port Numbay ini juga membangun mushola di depan kantor Pengadilan Negeri Jayapura. Karena jika menunggu panggilan di pengadilan terlalu lama, umat Muslim bisa menyempatkan wantu shalat di masjid yang diberi nama Salihin Abepura.

“Jika, saya menjadi Gubernur, pasti yang saya utamakan yang saya berangkatkan umroh gratis dari HKJM, bahkan program unggulan, saya akan meminta kuota dan embarkasi khusus haji untuk Papua dan tidak lagi ke Makassar,” tandasnya.

Menurut BTM, Papua sudah mempunyai enam provinsi, Papua Selatan, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Untuk itu BTM berjanji akan menyurati Menteri Agama guna meminta embarkasi khusus Papua.

“Jadi penerbangan Jayapura, Batam, Jeddah, tidak lagi ke Makassar. Kita akan menambah quota khusus untuk Papua,” pungkasnya.

TIM