Koreri.com, Sorong – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD) menghibahkan satu unit mobil ambulans bagi Klinik Bintang Timur Kota Sorong.
Acara serah terima dilaksanakan disela-sela apel perdana di lapangan apel kantor Gubernur PBD, kawasan Remu, Kota Sorong, Senin (10/3/2025).
Penyerahan ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Gubernur Elisa Kambu dan pimpinan klinik Bintang Timur, Suster Vitalin Sebe.
Mewakili Gubernur saat memberikan keterangan pers, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana PBD, Naomi Netty Howay mengatakan penyerahan ambulans ini sudah ada dalam penganggaran tahun 2024 lalu.
“Jadi ambulans ini diserahkan karena adanya kebutuhan klinik setelah klinik memasukkan proposal review untuk meminta pengadaan mobil ambulans,” ungkapnya.
Sebelumnya, lanjut Netty, Dinas Kesehatan telah membantu klinik dalam hal penyediaan obat obatan , vaksin, alat kesehatan dan bantuan lainnya.
“Dan saat ini adalah bantuan yang diberikan adalah mobil ambulans,” imbuhnya.
Sementara itu, pimpinan Klinik Bintang Timur, Sr. Vitalin Sebe menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah dan Gubernur PBD yang memberikan bantuan mobil ambulans.
“Kami sudah lama mengharapkan adanya bantuan ambulans dari pemerintah dan baru terealisasi saat ini,” sambungnya.
Menurut Sr Vitalin, ambulans ini sangat diperlukan untuk mengatasi pasien-pasien dengan kondisi sakit yang perlu dirujuk ke rumah sakit.
“Selama ini kami menyewa ambulans jika ada pasien yang sakit dan itu biayanya sangat tinggi, cukup memberatkan bagi pasien. Selain itu kami kadang menggunakan maxim sebagai alternatif,” bebernya.
Sr Vitalin pun memastikan ambulans yang ada akan diperuntukkan bagi pasien klinik Bintang Timur dan bagi siapa saja yang membutuhkan.
“Karena kami mendapatkan ambulans ini secara cuma-cuma maka untuk penggunaannya pun kami tidak akan memungut biaya apapun bagi masyarakat yang akan menggunakan mobil ambulans ini,” tegasnya.
Sr Vitalin mengaku telah memikirkan mengenai biaya perawatan ambulans termasuk akan adanya pengeluaran biaya untuk solar dan yang lainnya.
“Itu masih dalam planning kedepannya karena saat ini ambulans di klinik Bintang Timur gratis untuk digunakan bagi masyarakat yang membutuhkannya,” pungkasnya.
ZAN

























