Reses Dapil I : Legislator Nicolaas Koo Serap Aspirasi Warga Yenures, Beri Bantuan Ini

Nicolaas Otto Koo Reses Dapil I Yenures

Koreri.com, Biak – Sekwan Drs. Judi. Wanma, M. Si mengkonfirmasi bahwa, Ketua Komisi II DPRK Biak Numfor Nicolaas Otto Koo dari Fraksi Amanat Perubahan menggelar kegiatan reses di daerah pemilihan I, tepatnya di RT 8 Kelurahan Yenures, Distrik Biak Kota, Sabtu (21/6/2025).

Dalam reses ini, legislator yang dikenal dekat dengan masyarakat tersebut mendengar langsung berbagai aspirasi dan keluhan warga terkait persoalan-persoalan yang dirasakan di tingkat lokal.

Beberapa isu utama yang mencuat dalam dialog bersama masyarakat di antaranya adalah:

Ketidakjelasan pengelolaan dan pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus);

Keterbatasan akses terhadap dana pendidikan dan dana kesehatan;

Minimnya lapangan kerja di Kabupaten Biak Numfor;

Nicolaas Otto Koo Reses Dapil I Yenures2Bantuan dari Dinas Perikanan yang dinilai tidak merata dan hanya menyasar kelompok tertentu;

Gedung sekolah minggu yang belum selesai dibangun akibat kekurangan dana;

Talut di pesisir pantai Yenures yang rusak dan butuh perbaikan;

Kebutuhan bantuan pendidikan khususnya bagi mahasiswa;

Pertanyaan seputar operasional Koperasi Merah Putih.

Menanggapi sejumlah pertanyaan, Nicolaas Otto Koo menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan suara masyarakat di tingkat legislative khususnya yang menyangkut transparansi dan pemerataan bantuan.

“Terkait bantuan dari Dinas Perikanan, saya sarankan masyarakat membentuk kelompok nelayan yang resmi. Ini penting agar lebih mudah menerima bantuan yang ada dan tidak hanya dikuasai oleh kelompok tertentu saja,” ungkapnya.

Nicolaas Otto Koo Reses Dapil I Yenures3Sebagai bentuk kepedulian nyata, Nicolaas juga memberikan bantuan langsung kepada pembangunan ruang sekolah minggu yang hingga kini belum rampung. Bantuan tersebut berupa dana tunai dan seng untuk pengatapan gedung.

Selain itu, masyarakat juga menanyakan bantuan pendidikan bagi mahasiswa, terutama yang sedang menempuh pendidikan tinggi namun menghadapi keterbatasan biaya. Nicolaas menyatakan akan membawa hal ini dalam pembahasan anggaran dan program bantuan beasiswa.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap kebutuhan pendidikan generasi muda kita. Ini investasi masa depan Biak,” tandasnya.

Reses ini menjadi sarana penting dalam menjaring masukan dan mengawasi jalannya program-program pemerintah daerah agar benar-benar menyentuh masyarakat akar rumput.

HDK